Hj. Taslih Puad Siap Maju di Pilkades Karang Mukti, Usung Visi “MASAGI: Mandiri, Sejahtera tur Religius
Transparansi Tanpa Tawar

SUBANG — Bakal calon Kepala Desa Karang Mukti, Kecamatan Cipendeuy, Hj. Taslih Puad, menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026.
Langkah tersebut mendapat dorongan dan dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat yang menginginkan adanya sosok yang mampu membawa Desa Karang Mukti menuju arah pembangunan yang lebih mandiri, sejahtera, dan religius.
Hj. Taslih Puad membawa gagasan besar melalui “Visi Desa Karang Mukti MASAGI 2027”, yakni “Ngawujudna masyarakat Desa Karang Mukti anu mandiri, sajahtra tur religius.”
Menurutnya, desa yang maju bukan hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas kehidupan masyarakatnya.
“Desa anu maju nyaeta desa anu kahirupan wargana baragja, tumaninah jeung meureunah. Maka hayu urang babareungan ngahontal Visi Desa Karang Mukti MASAGI 2027,” demikian semangat yang diusung dalam gagasan pencalonannya.
Lima Misi untuk Karang Mukti
Untuk mewujudkan visi tersebut, Hj. Taslih Puad menyiapkan sejumlah misi pembangunan yang menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar generasi Desa Karang Mukti menjadi pribadi yang cageur, bageur, bener, pinter tur singeur.
Kedua, meningkatkan kualitas dan fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Ketiga, membuka dan mendorong kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat agar perekonomian desa semakin berkembang.
Keempat, menjaga dan melestarikan kearifan lokal serta budaya daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat Desa Karang Mukti.
Kelima, menjaga lingkungan agar tetap bersih sekaligus memastikan kelestarian alam bagi generasi mendatang.
Lima Syarat Desa MASAGI
Selain visi dan misi, Hj. Taslih Puad juga menekankan lima syarat penting untuk membangun Desa Karang Mukti menjadi desa yang MASAGI.
1. Pamaréntahan anu kuat, tanggung jawab, berintegritas jeung visioner.
2. Masyarakat anu sadar hukum.
3. Lingkungan anu aman.
4. Nyiapkeun kaderisasi jeung regenerasi.
5. Nguatkeun pemberdayaan tur partisipasi masyarakat.
Menurut gagasan tersebut, pembangunan desa harus dilakukan secara bersama-sama dengan menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan.
Semangat kebersamaan itu kemudian dirangkum dalam semboyan:
“Sareundeuk, Saigeul, Sabobot, Sapihanean.”
Semboyan tersebut menjadi ajakan agar seluruh elemen masyarakat Desa Karang Mukti dapat bersatu, saling mendukung dan bergerak bersama dalam membangun desa.
Dengan dukungan sejumlah tokoh masyarakat serta gagasan Desa Karang Mukti MASAGI 2027, Hj. Taslih Puad berharap momentum Pilkades Desember 2026 dapat menjadi awal bagi lahirnya perubahan dan pembangunan yang lebih berpihak kepada kebutuhan masyarakat.
“Hayu urang babareungan ngawangun Desa Karang Mukti anu mandiri, sajahtra tur religius.”
(Enjang )




