Danrem 182/Jazira Onim Ajak Media Jaga Informasi Sejuk dan Persatuan NKRI Saat Buka Puasa Bersama di Fakfak
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id Fakfak – Komandan Korem 182/Jazira Onim, Irwan Budiana, mengajak insan pers untuk terus menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan menyejukkan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Korem 182/Jazira Onim dengan insan media di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Jumat (13/3/2026).
Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpul dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan. Ia menilai momentum buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan insan pers.
“Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, karena pada sore hari ini kita bisa berkumpul bersama dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat ikatan kekeluargaan antara keluarga besar Korem 182/Jazira Onim dan sahabat-sahabat media,” ujar Danrem.
Menurutnya, peran media sangat penting dalam menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat, terutama di era dinamika global yang berkembang cepat. Ia mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi, masih banyak beredar berita yang tidak berimbang bahkan hoaks yang dapat memicu kegaduhan.
Karena itu, Danrem berharap insan pers dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.
“Media memiliki peran besar dalam memberikan edukasi dan informasi yang tepat. Kita harus bersama-sama meluruskan informasi yang tidak benar agar masyarakat tidak terprovokasi oleh berita hoaks,” tegasnya.
Selain itu, Danrem juga menyinggung sejumlah program pembangunan yang tengah berjalan di wilayah Fakfak, termasuk rencana pembangunan beberapa jembatan yang ditargetkan secara bertahap setiap bulan. Ia berharap media dapat memberikan masukan serta mengawal pembangunan tersebut agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Di kesempatan yang sama, Danrem juga menyoroti situasi keamanan global yang belakangan menjadi perhatian dunia. Ia mengajak semua pihak untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang menyesatkan terkait isu konflik internasional.
Menurutnya, kesiapsiagaan TNI merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari tugas utama menjaga pertahanan negara.
“Sebagai tentara, kesiapsiagaan adalah bagian dari tugas. Namun masyarakat tidak perlu khawatir atau menafsirkan berlebihan seolah-olah akan terjadi perang. Kita semua berharap para pemimpin dunia dapat menahan diri agar konflik tidak meluas,” ujarnya.
Danrem juga menyinggung situasi keamanan di Papua yang masih memerlukan perhatian bersama. Ia mengatakan bahwa berbagai pendekatan terus dilakukan agar masyarakat yang masih terpengaruh kelompok tertentu dapat kembali memahami pentingnya persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kita berharap saudara-saudara kita yang belum memahami dapat kembali sadar bahwa kita semua adalah bagian dari NKRI. Pendekatan yang dilakukan adalah untuk menciptakan kedamaian dan kesejahteraan bersama,” katanya.
Menutup sambutannya, Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat Fakfak untuk terus menjaga kedamaian dan stabilitas daerah, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Fakfak adalah rumah kita bersama. Kedamaian daerah ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita saling menjaga dan memperkuat persaudaraan,” pungkasnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri prajurit Korem 182/Jazira Onim, tokoh agama, serta sejumlah wartawan dari berbagai media di Kabupaten Fakfak.
(Ria)




