Uncategorized

Dari TikTok ke Pasar Mbabuni Buni, Putri Bupati Fakfak Maya Mustika Rini Berbagi Sembako 

Transparansi Tanpa Tawar

spiritrevolusi.id| Fakfak – Nuansa kebersamaan dan kepedulian mewarnai aktivitas di Pasar Mbabuni Buni, Kabupaten Fakfak, saat Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan bersama putri bungsunya Maya Mustika Rini Fajar Wati turun langsung menyapa masyarakat dan mama-mama pedagang sambil membagikan sembako di bulan suci Ramadhan menjelang Idul Fitri.

Kehadiran istri Bupati Fakfak bersama putrinya itu langsung menarik perhatian warga dan pedagang di pasar. Sejak tiba di lokasi, masyarakat terlihat antusias menyambut keduanya. Mama-mama pedagang hingga warga sekitar berbondong-bondong mendekat untuk menyapa, berjabat tangan, sekaligus menerima paket sembako yang dibagikan.

Kunjungan tersebut memiliki makna tersendiri bagi Maya. Putri bungsu Bupati Fakfak itu baru beberapa hari tiba di Fakfak bersama ibunya. Kehadirannya kali ini juga membawa buah hatinya yang merupakan cucu pertama Bupati Fakfak.

Menurut keluarga, Maya sudah lama ingin melihat secara langsung Pasar Mbabuni Buni yang sering ia lihat di media sosial, khususnya melalui TikTok. Rasa penasaran itulah yang membuatnya meminta sang ibu untuk menemaninya berkunjung ke pasar yang menjadi pusat aktivitas mama-mama pedagang di Fakfak tersebut.

Namun kunjungan itu tidak sekadar untuk melihat suasana pasar. Dengan penuh kepedulian, Nurwidayati dan Maya datang membawa sejumlah paket sembako yang kemudian dibagikan kepada para pedagang dan masyarakat yang ditemui di lokasi.

Aksi berbagi itu pun langsung disambut hangat masyarakat. Banyak warga yang mengaku terharu karena kehadiran istri Bupati Fakfak tersebut dinilai selalu dekat dengan masyarakat kecil.

Dari pantauan media di lapangan, Nurwidayati dan putrinya terlihat berbaur tanpa jarak dengan para pedagang. Keduanya menyapa, berbincang, bahkan membagikan sembako secara langsung kepada mama-mama pasar dengan sikap yang sederhana dan penuh kehangatan.

Sikap ramah dan rendah hati Maya juga menjadi perhatian masyarakat. Banyak warga menilai Maya terlihat mengikuti jejak ibunya yang dikenal memiliki kepedulian sosial tinggi serta sikap yang sederhana dan merakyat.

Kunjungan tersebut disebut sebagai kegiatan pribadi keluarga. Nurwidayati hadir secara langsung untuk mendampingi putrinya melihat Pasar Mbabuni Buni, sekaligus memanfaatkan momentum Ramadhan untuk berbagi berkah kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Nurwidayati menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur di bulan suci Ramadhan.

“Ini hanya berbagi sederhana di bulan Ramadhan. Semoga bisa menjadi berkah bagi kita semua. Bagi yang belum sempat menerima, saya mohon maaf,” ujarnya dengan penuh kerendahan hati.

Tidak hanya pedagang di dalam area pasar, Nurwidayati juga terlihat membagikan sembako kepada masyarakat lain yang berada di sekitar lokasi, terutama bagi mereka yang belum sempat mendapatkan bantuan.

Para mama-mama pedagang Pasar Mbabuni Buni pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih Mama Nurwidayati. Mama selalu ada untuk masyarakat dan sering memberikan kejutan bagi kami. Mama sangat baik dan peduli kepada mama-mama pasar,” ungkap beberapa pedagang dengan penuh rasa haru.

Kehadiran Nurwidayati dan putrinya di tengah masyarakat tidak hanya membawa bantuan sembako, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan yang terasa kuat di bulan suci Ramadhan.

Kesederhanaan, kerendahan hati, serta kedekatan mereka dengan masyarakat menjadi gambaran bahwa berbagi di bulan Ramadhan bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga tentang kehadiran dan kepedulian kepada sesama.

(Ria)

Related Articles

Back to top button