PATUNG ULAR ADAM HAWA DI TWI DAIRI PERLU PERBAIKAN – MASYARAKAT BERHARAP PERHATIAN KADIS BARU
Transparansi Tanpa Tawar

MEDAN, 20 MARET 2026 – Kondisi patung ular besar ikon tema Adam dan Hawa di Taman Wisata Iman (TWI) Kabupaten Dairi, Kecamatan Sitinjo, menjadi sorotan publik setelah sisik maupun bagian luar patung menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang membutuhkan penggantian segera. Hal ini menjadi tantangan awal bagi Kepala Dinas Pariwisata baru, Iwan Taruna Berutu, yang baru saja menggantikan jabatan dari Rahmad Munthe.
Dalam rilis yang disampaikan perwakilan kelompok masyarakat peduli wisata Kabupaten Dairi, disebutkan bahwa patung tersebut bukan hanya sebagai dekorasi taman, tetapi juga memiliki makna penting dalam edukasi nilai-nilai agama dan budaya bagi pengunjung.
“Kita menyampaikan secara tegas bahwa perawatan aset wisata tidak boleh dianggap remeh. Permintaan penggantian sisik atau kulit patung ini sudah disampaikan berkali-kali, namun belum mendapatkan tindakan konkret dari pihak terkait,” ujar perwakilan tersebut.

Warga dan pengunjung mengungkapkan kekhawatiran terkait pola perawatan taman yang selama ini dianggap kurang optimal. Ada dugaan bahwa pengelolaan TWI mirip dengan “taman kemejen atau kemeyan” yang dibiarkan tanpa perawatan namun tetap memberikan manfaat. Namun, mereka menegaskan bahwa destinasi wisata membutuhkan perhatian khusus untuk menjaga kualitas dan keamanan.
“Sangat disayangkan jika potensi TWI tidak dapat dimanfaatkan dengan maksimal karena kurangnya perawatan. Kita berharap kadis baru dapat mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kondisi patung dan meningkatkan pengelolaan secara menyeluruh,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Selain itu, masyarakat juga mengajak seluruh elemen terkait untuk bersama-sama mendukung upaya perbaikan TWI. Harapannya, dengan perawatan yang baik, taman wisata ini dapat kembali menarik pengunjung dan berkontribusi pada perekonomian masyarakat sekitar serta kemajuan pariwisata Kabupaten Dairi.
(IB)




