Uncategorized

HUT ke-21 HIMPAUDI Fakfak Jadi Momentum Bunda PAUD Serap Keluhan Guru: Nurwidayati Siapkan Evaluasi 118 PAUD

Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SPIRITREVOLUSI.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Fakfak berlangsung penuh semangat. Kegiatan yang digelar melalui jalan santai dan rangkaian kebersamaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat perhatian terhadap keberadaan serta kondisi pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Fakfak.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, itu mengusung tema “21 Tahun HIMPAUDI: Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD.” Rangkaian kegiatan dimulai dengan jalan santai dari depan Pelni dan berakhir di Taman Ma’ruf Amin (RTH).

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan. Kehadiran Bunda PAUD bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi sekaligus menjadi kesempatan untuk merayakan perjalanan HIMPAUDI bersama para guru PAUD serta mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

Suasana semakin semarak dengan rangkaian kegiatan senam bersama, pemotongan kue HUT, serta dialog dan diskusi mengenai kondisi PAUD di Kabupaten Fakfak.

Dalam kesempatan tersebut, Nurwidayati Samaun Dahlan juga menyampaikan sambutan sekaligus memberikan perhatian serius terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan para guru PAUD.

Dengarkan Keluh Kesah Guru PAUD

Bunda PAUD Kabupaten Fakfak membuka ruang komunikasi dengan para pendidik. Berbagai keluhan, kebutuhan dan kondisi yang dihadapi guru PAUD menjadi perhatian dalam diskusi tersebut.

Menurut Nurwidayati, keberadaan guru PAUD memiliki peran penting dalam membangun fondasi pendidikan anak sejak usia dini. Karena itu, kondisi tenaga pendidik maupun lembaga PAUD perlu dilihat secara langsung, bukan hanya berdasarkan laporan administratif.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk melihat secara lebih nyata kondisi PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.

Nurwidayati mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan evaluasi melalui kunjungan ke 118 PAUD di Kabupaten Fakfak.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk melihat langsung kondisi masing-masing satuan PAUD, mendengar kebutuhan para guru, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.

Apresiasi untuk HIMPAUDI: Tanpa Dana Tetap Mampu Gelar Acara

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD Kabupaten Fakfak juga memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Ketua HIMPAUDI Kabupaten Fakfak, Eka Sufiatin P, S.Pd, beserta jajaran.

Apresiasi tersebut diberikan atas semangat dan kerja keras HIMPAUDI dalam menyelenggarakan peringatan HUT ke-21 meskipun dengan keterbatasan dukungan dana.

Bagi Nurwidayati, terselenggaranya kegiatan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bergerak.

Dengan semangat kebersamaan, HIMPAUDI mampu menghadirkan kegiatan yang melibatkan para pendidik PAUD dan menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus menyuarakan aspirasi para guru.

“Walaupun tidak ada dana, tetapi kegiatan ini bisa terlaksana dengan luar biasa,” demikian apresiasi yang disampaikan Bunda PAUD terhadap semangat HIMPAUDI Kabupaten Fakfak.

Bukan Sekadar Perayaan, Tetapi Awal Evaluasi

Peringatan HUT HIMPAUDI ke-21 akhirnya tidak hanya menjadi agenda seremonial. Pertemuan tersebut justru membuka ruang yang lebih luas bagi Bunda PAUD untuk memahami realitas yang dihadapi para pendidik PAUD.

Dari jalan santai, senam bersama hingga diskusi, seluruh rangkaian kegiatan menjadi simbol kebersamaan antara organisasi HIMPAUDI, guru PAUD dan Bunda PAUD Kabupaten Fakfak.

Rencana kunjungan ke 118 PAUD pun menjadi langkah lanjutan yang dinilai penting. Dengan turun langsung ke lapangan, berbagai persoalan diharapkan dapat dipetakan secara lebih jelas sehingga perhatian terhadap PAUD tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

(Ria)

Related Articles

Back to top button