Bupati Samaun Dahlan: Kemerdekaan Harus Dibalas dengan Kerja Nyata, Persatuan, dan Pengabdian untuk Fakfak
Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SPIRITREVOLUSI.ID — Malam resepsi kenegaraan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Fakfak berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, rasa syukur, dan semangat persatuan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menegaskan bahwa 81 tahun kemerdekaan Indonesia tidak boleh berhenti sebagai perayaan seremonial. Kemerdekaan harus menjadi energi untuk terus bekerja, berkarya, membangun daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Resepsi kenegaraan yang digelar Pemerintah Kabupaten Fakfak itu dihadiri Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak Nurwidayati Samaun Dahlan, Wakil Bupati Fakfak bersama ibu, Ketua DPRK Fakfak bersama ibu, Kapolres Fakfak, Dandim bersama ibu, Kajari, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, insan pers, organisasi kemasyarakatan, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, para veteran serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai ruang untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan.
Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat Indonesia saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang dibayar dengan pengorbanan, air mata, darah, serta semangat pantang menyerah para pahlawan dan pendahulu bangsa.
Karena itu, generasi penerus tidak cukup hanya mengenang jasa para pahlawan.
“Tugas kita sebagai generasi penerus bukan hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja nyata untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian inti pesan Bupati dalam sambutannya.
Kemerdekaan Harus Dirasakan Sampai Kampung
Bupati menekankan, perjalanan 81 tahun Indonesia merdeka harus menjadi penyemangat bagi Kabupaten Fakfak untuk terus bergerak maju.
Ia menyebut sejumlah agenda penting yang harus terus didorong, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, percepatan pembangunan, pembukaan ruang investasi dan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan potensi ekonomi dan sumber daya manusia daerah.
Lebih dari itu, pembangunan di Fakfak menurutnya tidak boleh hanya terlihat melalui pembangunan fisik dan infrastruktur.
Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di kampung-kampung dan wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan bukan semata-mata seberapa banyak infrastruktur yang dibangun, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dan perubahan dalam kehidupan mereka.
“Satu Tungku Tiga Batu” Jadi Kekuatan Fakfak
Di tengah keberagaman masyarakat Fakfak, Bupati juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kekuatan sosial yang selama ini menjadi fondasi kehidupan bersama.
Persaudaraan, toleransi, gotong royong dan semangat “Satu Tungku Tiga Batu” harus terus dipelihara.
Perbedaan suku, agama, budaya dan latar belakang, kata Bupati, bukan alasan untuk terpecah. Justru keberagaman tersebut merupakan kekuatan sekaligus kekayaan Kabupaten Fakfak.
Ia berharap semangat kemerdekaan dapat menjadi energi bersama untuk membawa Fakfak menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, sejahtera, aman, damai dan bermartabat.
Aparatur Diminta Perkuat Integritas dan Pelayanan
Kepada seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Fakfak, Bupati Samaun Dahlan juga menyerukan peningkatan disiplin, integritas, profesionalitas serta kualitas pelayanan publik.
Sementara kepada tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum perempuan, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat, ia mengajak untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Pembangunan Fakfak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Apresiasi untuk Veteran, TNI-Polri, Panitia dan Paskibraka
Pada malam resepsi tersebut, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Fakfak dan seluruh masyarakat menyampaikan penghargaan serta terima kasih kepada para veteran, pejuang, para pendahulu dan seluruh pihak yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.
Apresiasi juga diberikan kepada panitia, TNI-Polri, ASN, para pemuda, organisasi kemasyarakatan dan seluruh masyarakat yang ikut menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Fakfak sehingga berlangsung aman, tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Secara khusus, Bupati memberikan apresiasi kepada Paskibraka Kabupaten Fakfak yang telah menjalankan tugas dengan baik setelah menjalani proses latihan sekitar dua bulan.
Bupati juga menyoroti semangat salah seorang anggota Paskibraka perempuan yang sempat mengalami situasi berat saat menjalankan tugas, namun mampu bangkit dan kembali melaksanakan tanggung jawabnya.
Menurut Bupati, sikap tersebut menunjukkan semangat pantang menyerah sekaligus rasa kebersamaan untuk tidak meninggalkan rekan seperjuangan dalam menjalankan tugas mulia.
“Terus Bekerja, Terus Berkarya, Terus Bersatu”
Menutup sambutannya, Bupati Samaun Dahlan mengajak seluruh masyarakat Fakfak untuk tidak membiarkan semangat kemerdekaan berhenti setelah perayaan HUT RI selesai.
“Teruslah bekerja, teruslah berkarya, teruslah bersatu untuk Fakfak dan untuk Indonesia.”
Pesan itu menjadi penutup sekaligus penegasan arah semangat peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Fakfak: kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi tentang bagaimana seluruh elemen daerah mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, persatuan dan pengabdian.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Fakfak diharapkan mampu melangkah semakin kuat menuju daerah yang maju, mandiri, sejahtera, aman, damai dan bermartabat.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!
(Ria)




