Uncategorized

Dokter Spesialis Jemput Bola ke Furwage, Anak Stunting Jadi Perhatian Khusus Ketua Pembina Posyandu

Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SPIRITREVOLUSI.ID — Pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan anak kembali menyentuh masyarakat di wilayah distrik. Kali ini, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, bersama Dinas Kesehatan turun langsung mendampingi pelayanan pengobatan gratis di Puskesmas Kampung Tawar, Distrik Furwage.27 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelayanan kesehatan dengan pola jemput bola, menghadirkan dua dokter spesialis, yakni dokter spesialis anak dan dokter spesialis kandungan, untuk memberikan pemeriksaan kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan anak.

Perjalanan menuju lokasi pelayanan bukan tanpa tantangan. Akses menuju Puskesmas Kampung Tawar cukup menantang. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Nurwidayati bersama tim untuk tetap hadir dan memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam pemeriksaan anak, perhatian khusus tertuju pada sejumlah anak yang berdasarkan pantauan di lapangan menunjukkan kondisi stunting dan membutuhkan perhatian, pengobatan serta perawatan secara langsung.

Temuan tersebut menjadi catatan penting dalam kunjungan kali ini. Persoalan stunting tidak cukup hanya dilihat dari sisi pemeriksaan kesehatan, tetapi membutuhkan perhatian dan pendampingan yang berkelanjutan agar kondisi anak dapat terus dipantau.

Nurwidayati Samaun Dahlan yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak menegaskan bahwa anak-anak yang mengalami stunting harus mendapatkan perhatian khusus.

Menurutnya, pelayanan kesehatan ke depan perlu semakin diperkuat dengan pendekatan langsung kepada masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan.

“Ke depan harus lebih baik. Kita harus kunjungi langsung ke rumah,” menjadi penekanan penting dalam melihat kebutuhan anak-anak dan keluarga yang membutuhkan perhatian.

Usai kegiatan pelayanan kesehatan, Nurwidayati juga menggelar pertemuan bersama PKK kampung, PKK distrik serta para kepala kampung. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi sekaligus melihat pelaksanaan program PKK di tingkat kampung dan distrik.

Langkah tersebut dinilai penting agar program yang telah berjalan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Kunjungan ke Distrik Purwage ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, Posyandu, PKK dan masyarakat dalam memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.

Bagi Nurwidayati, tantangan perjalanan menuju wilayah pelayanan bukan menjadi alasan untuk berhenti. Justru dari wilayah-wilayah seperti inilah kebutuhan masyarakat harus dilihat secara langsung.

Pesannya jelas: anak-anak yang membutuhkan perhatian tidak boleh luput dari pemantauan. Pelayanan kesehatan harus hadir mendekat kepada masyarakat, bahkan hingga ke rumah-rumah warga.

(Ria)

 

Related Articles

Back to top button