Uncategorized

Dandim 1803 Fakfak: Jangan Biarkan Semangat Bersih Hanya Bertahan Tiga Hari, Babinsa Harus Bergerak Bersama Rakyat

Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SPIRITREVOLUSI.ID — Semangat membangun Kabupaten Fakfak tidak boleh berhenti pada seremoni. Gerakan menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi kebiasaan yang terus hidup di tengah masyarakat dan mendapat pengawalan bersama hingga tingkat kampung.

Pesan tegas tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1803 Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., saat menjadi narasumber dalam rangkaian Launching RRI Fest 2026 dan peringatan Hari Radio 2026 yang berlangsung di Kabupaten Fakfak, Sabtu (5/9/2026).

Dandim hadir langsung mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan jalan santai dan senam bersama, sekaligus menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya sinergi seluruh elemen dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada RRI seraya berharap lembaga penyiaran publik tersebut terus berkembang, berjaya, dan konsisten mengudara dengan menghadirkan inovasi-inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat ulang tahun untuk RRI. Semoga ke depannya semakin jaya dan terus mengudara, serta memberikan inovasi-inovasi yang tidak berhenti untuk pengembangan Kabupaten Fakfak,” ujarnya.

Menurutnya, RRI memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai aktivitas dan program Pemerintah Kabupaten Fakfak, termasuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus mendorong partisipasi publik.

Dandim menegaskan, semangat membangun bersama rakyat sejalan dengan tugas TNI yang selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga ke kampung-kampung.

Babinsa Jadi Ujung Tombak di Kampung

Dalam konteks kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, Dandim menilai peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sangat penting. Babinsa berada langsung di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi penghubung sekaligus penggerak dalam memastikan program pemerintah benar-benar berjalan hingga tingkat kampung.

Ia menjelaskan bahwa perhatian terhadap persoalan sampah juga menjadi bagian dari arahan satuan atas kepada jajaran TNI untuk bersama-sama menjaga wilayah.

“Bagaimana kita menjaga wilayah kita ini dari sampah. Kemarin juga sangat jelas disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Karena itu, menurut Dandim, gerakan kebersihan tidak boleh hanya menjadi kegiatan sesaat. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus memastikan adanya kesinambungan gerakan sampai masyarakat benar-benar menjadikannya sebagai budaya.

Dandim bahkan mendorong agar kepala kampung, RT dan RW diberikan tanggung jawab yang jelas dalam mengawal program kebersihan di lingkungan masing-masing.

“Kalau ada di kampung-kampung, kita harus mengecek dan melihat apakah kegiatan program ini benar-benar berjalan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Namun demikian, ia menilai langkah tersebut perlu diawali dengan koordinasi dan pemahaman program yang jelas. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan penjelasan serta mempresentasikan program kepada seluruh unsur yang akan terlibat agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun program yang terlewatkan.

“Jangan Tiga Hari Semangat, Hari Keempat Hilang”

Salah satu pesan paling kuat yang disampaikan Dandim adalah pentingnya menjaga konsistensi.

Ia mengingatkan agar gerakan kebersihan tidak hanya ramai pada awal pelaksanaan, kemudian perlahan kehilangan semangat setelah beberapa hari.

“Jangan pernah pakai ayam dong,” ujarnya dengan gaya khasnya, menggambarkan sebuah gerakan yang hanya ramai sesaat.

Dandim kemudian menekankan bahwa edukasi dan pengawasan harus dilakukan secara terus-menerus.

“Hari ini memberikan sebuah edukasi, contoh satu hari, dua hari bersemangat. Tapi setelah itu tiga hari, empat hari sudah mulai turun. Akhirnya hilang,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut harus dihindari. Program pemerintah membutuhkan dorongan yang konsisten agar tidak berhenti sebagai slogan atau kegiatan seremonial.

“Memang harus didorong terus,” tegasnya.

(Ria)

Related Articles

Back to top button