Tak Sekadar Hadir, Tim Ekspedisi Patriot Unpad Perkuat Layanan Kesehatan di Pulau Nibung, Deteksi Dini Penyakit hingga Cegah Stunting

**SpiritRevolusi.id | SUKAMARA** — Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di kawasan transmigrasi terus diperkuat melalui kolaborasi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Puskesmas Jelai. Melalui pelayanan kesehatan primer yang dilaksanakan secara rutin di Desa Pulau Nibung, program ini menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, remaja, ibu hamil, orang dewasa hingga lanjut usia.
Tidak sekadar memberikan pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat edukasi kesehatan masyarakat, mendukung deteksi dini risiko penyakit, memantau tumbuh kembang anak, serta meningkatkan keterampilan kader kesehatan desa agar pelayanan dasar semakin dekat dengan kebutuhan warga.
Pelayanan kesehatan primer ini dilaksanakan di Gedung Posyandu Teratai, Desa Pulau Nibung, dengan jadwal rutin setiap tanggal 14. Berdasarkan siaran pers Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran tertanggal 5 Oktober 2026, kegiatan telah berlangsung pada 14 Agustus dan 14 September 2026.
Pelayanan berikutnya dijadwalkan pada 14 Oktober 2026 dan direncanakan kembali berlangsung pada November 2026 sebagai bagian dari upaya membangun pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
### Pemeriksaan Kesehatan Menjangkau Berbagai Kelompok Usia
Penanggung jawab kegiatan pelayanan kesehatan primer TEP Unpad, Farah Najwa, S.Kep., menjelaskan bahwa pelaksanaan pelayanan dilakukan melalui beberapa tahapan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat berdasarkan kelompok siklus hidup.
Pendekatan ini memungkinkan pelayanan kesehatan diberikan secara lebih terarah, sekaligus membuka ruang bagi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, warga memperoleh pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Pemeriksaan dasar lainnya meliputi suhu tubuh, tekanan darah, serta denyut jantung.
Anggota TEP Unpad yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan, Listiana, S.K.M., menyebutkan bahwa layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenali kondisi kesehatan masyarakat dan memberikan informasi mengenai penanganan terhadap masalah kesehatan yang ditemukan.
Selain pemeriksaan, masyarakat juga memperoleh edukasi kesehatan agar lebih memahami kondisi tubuh, menerapkan pola hidup sehat, dan tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami keluhan.
Pendekatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika sakit, tetapi juga melalui pemeriksaan berkala dan pencegahan sejak dini.
### Perhatian Khusus bagi Ibu Hamil dan Anak
Pelayanan kesehatan primer di Pulau Nibung turut memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil, bayi, dan balita. Kelompok ini membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan untuk mendukung tumbuh kembang serta mencegah risiko kesehatan sejak awal kehidupan.
Bagi ibu hamil, pelayanan diarahkan untuk mendorong pemeriksaan kehamilan atau *antenatal care* (ANC) secara berkala, mendeteksi lebih dini risiko kehamilan, serta memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi, pola hidup sehat, dan persiapan persalinan.
Sementara itu, pelayanan bagi bayi dan balita meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta imunisasi. Kegiatan ini juga mendukung pemantauan pertumbuhan dan status gizi anak, pencegahan stunting dan gizi buruk, serta penyampaian informasi mengenai pentingnya ASI eksklusif.
Imunisasi dan suplementasi juga menjadi bagian dari pelayanan sesuai kebutuhan dan ketentuan layanan kesehatan.
Melalui langkah tersebut, pelayanan posyandu dan pemeriksaan kesehatan primer diharapkan dapat membantu keluarga memahami pentingnya pemantauan kesehatan anak secara teratur, sekaligus mendorong penanganan lebih dini apabila ditemukan masalah pertumbuhan atau kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian.
(Ria)



