NEWS

TRAGIS! AVANZA TERTABRAK KERETA API DI TEBING TINGGI, 8 ORANG TEWAS, SUPIR KRITIS

Transparansi Tanpa Tawar

Tebing Tinggi, Spiritrevolusi.id –Kecelakaan maut terjadi antara sebuah mobil Avanza dengan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Lingkungan III, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, sekitar pukul 18.30 WIB Rabu (21/1/2026).

Akibat kejadian ini, 8 orang penumpang Avanza dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara supirnya mengalami luka kritis.

Mobil yang dikemudikan oleh Abdul Kadir tersebut membawa total 8 penumpang. Rombongan sedang dalam perjalanan setelah menghadiri acara keluarga di Kabupaten Batu Bara, menjenguk keluarga sakit di Sei Sigiling Kota Tebing Tinggi, sebelum berencana kembali ke Deli Serdang. Saat melintas di perlintasan, kendaraan tersebut tertabrak oleh Kereta Api Sri Bilah Utama (KA U53 CC 2018344) yang datang dari arah Rantau Prapat menuju Tebing Tinggi dengan kecepatan tinggi.

Syahril (64), salah satu saksi mata yang bersama Suherry (40) mencoba memberikan peringatan kepada pengemudi mobil sebelum tabrakan terjadi. “KITA SUDAH TERIAKI AGAR BERHENTI, TAPI MOBIL MASIH MELAJU SAMPAI MEMASUKI PERLINTASAN!” ucap Syahril.

“Kejadiannya sangat cepat. Mobil Avanza itu sepertinya tidak menyadari ada kereta api yang datang. Tidak ada palang pintu di sini, jadi memang sering terjadi kecelakaan,” tambah Suherry, warga sekitar.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Seluruh korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi. Delapan korban dinyatakan meninggal dunia dan ditempatkan di kamar jenazah, sementara korban luka berat (supir) masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bangkai mobil Avanza yang ringsek dievakuasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, S.I.K., telah melaporkan penanganan kejadian ini secara resmi kepada Kapolda Sumatera Utara sebagai bentuk transparansi. Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Lidya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama tim segera melakukan olah TKP, mengamankan mobil sebagai barang bukti, mendata korban, dan memanggil saksi untuk interogasi.

“Motif dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara adalah karena kelalaian pengemudi yang kurang berhati-hati saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu. Kami mengimbau masyarakat agar ekstra hati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak memiliki palang pintu,” jelas pihak Polres Tebing Tinggi.

Kecelakaan ini kembali menyoroti masalah keamanan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Warga sekitar berharap pemerintah segera memasang palang pintu dan petugas penjaga di perlintasan tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Peristiwa ini juga membuat banyak warganet prihatin dan mengajak agar pihak berwenang segera menindaklanjuti kondisi perlintasan kereta api tanpa pengaman di berbagai wilayah.

 

(Tim- Agus SH)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button