TP PKK Fakfak Perkuat Kader Posyandu, Gerakkan Pencegahan Stunting dari Tingkat Keluarga
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id Fakfak– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Fakfak terus memperkuat peran kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam mendukung kesehatan keluarga, khususnya pemantauan tumbuh kembang balita dan upaya pencegahan stunting.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Edukasi Meningkatkan Tumbuh dan Kembang Balita serta Pencegahan Stunting” yang digelar TP PKK Kabupaten Fakfak, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai di Gedung Windi Puput, Sekretariat TP PKK Kabupaten Fakfak yang berada di samping Rumah Negara, Fakfak. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan kader Posyandu dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Penguatan kapasitas tersebut dinilai sangat penting mengingat kader merupakan pihak yang berinteraksi langsung dengan keluarga dan menjadi salah satu penghubung utama antara masyarakat dengan pelayanan kesehatan dasar.
Berdasarkan surat undangan TP PKK Kabupaten Fakfak Nomor 183/Skr/PKK.FF/KAB-FF/VIII/2026, kegiatan secara khusus diarahkan untuk memberikan edukasi kepada para kader mengenai pentingnya tumbuh kembang balita sekaligus langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini.
Kader Posyandu Jadi Ujung Tombak di Tengah Masyarakat
Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, menempatkan kader Posyandu sebagai kekuatan penting dalam menggerakkan kesadaran masyarakat, terutama dalam memanfaatkan pelayanan Posyandu secara rutin.
Peran kader tidak sebatas membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu. Lebih dari itu, kader memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada keluarga, serta membantu mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap kesehatan ibu dan anak.
Karena itu, peningkatan kapasitas kader harus terus dilakukan agar mereka semakin percaya diri, terampil, dan mampu memberikan pendampingan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan edukasi ini, kader diharapkan mampu memperkuat pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, sekaligus membantu keluarga memahami pentingnya memperhatikan kondisi anak sejak usia dini.
Perkuat Kesadaran Keluarga Cegah Stunting
Pencegahan stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah maupun tenaga kesehatan. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan keluarga, kader Posyandu, TP PKK, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.
Keluarga memiliki peran utama dalam memastikan anak memperoleh perhatian, asupan, pengasuhan, dan pemantauan tumbuh kembang yang baik. Sementara itu, kader Posyandu menjadi salah satu ujung tombak yang membantu mendekatkan edukasi dan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Dengan kader yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang semakin baik, diharapkan berbagai persoalan terkait tumbuh kembang anak dapat dikenali lebih dini dan segera mendapatkan perhatian serta penanganan sesuai kebutuhan.
TP PKK Kabupaten Fakfak juga mendorong agar Posyandu tidak hanya dipandang sebagai tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi berkembang menjadi ruang edukasi dan pemberdayaan keluarga.
Sinergi TP PKK dan Dinas Kesehatan Diperkuat
Kehadiran Dinas Kesehatan dalam kegiatan tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih kuat.
Sinergi antara TP PKK, Dinas Kesehatan, kader Posyandu dan keluarga diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga edukasi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan pertemuan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelayanan di lapangan.
Pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Fakfak juga turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
(Ria)



