Uncategorized

Dari Ruang Perawatan, Wajah Pelayanan RSUD Fakfak Dipuji: Perawat Ramah, Sabar dan Pasien Merasa Terlayani

Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SPIRITREVOLUSI.ID — Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak mendapat apresiasi dari keluarga pasien yang menjalani perawatan. Apresiasi tersebut muncul dari pengalaman langsung selama berada di ruang perawatan dan melihat dari dekat bagaimana tenaga keperawatan memberikan pelayanan kepada pasien.

Pantauan media, Senin (7/9/2026), dilakukan langsung dari salah satu ruang perawatan yang sebelumnya telah diresmikan oleh Bupati Fakfak. Dari pengamatan selama berada di ruangan tersebut, pelayanan perawat dinilai berjalan maksimal, dengan mengedepankan sikap ramah, sabar dan perhatian terhadap kondisi pasien.

Salah satu sosok yang mendapat apresiasi adalah Siti Ria Wouw, S.Tr.Kep., Ns., yang dipercaya bertanggung jawab dalam pelayanan di ruangan tersebut.

Keluarga pasien menilai pelayanan yang diberikan Siti Ria bersama jajaran perawat patut diapresiasi. Kesabaran dalam menghadapi pasien, keramahan saat memberikan pelayanan, serta perhatian terhadap kebutuhan pasien menjadi hal yang dirasakan secara langsung selama proses perawatan.

«“Pelayanannya sungguh maksimal. Perawatnya sabar dan ramah terhadap pasien. Kami sebagai keluarga merasa terbantu dan mendapatkan pelayanan yang baik,” ungkap keluarga pasien.»

Selain pelayanan tenaga kesehatan, kondisi ruangan juga mendapat penilaian positif. Ruang perawatan terlihat cukup nyaman dan bersih sehingga memberikan suasana yang mendukung pasien untuk beristirahat selama menjalani perawatan.

Pengaturan jumlah penjaga atau keluarga pasien di dalam ruangan juga dinilai membantu menciptakan suasana yang lebih tenang. Dengan pembatasan tersebut, pasien dapat beristirahat tanpa terlalu banyak aktivitas di dalam ruangan.

Bagi keluarga pasien, pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya diukur dari fasilitas, tetapi juga dari sikap dan kepedulian tenaga kesehatan ketika berhadapan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Program Pengobatan Gratis Dapat Dirasakan Masyarakat

Apresiasi juga disampaikan kepada Bupati Fakfak atas program pengobatan gratis yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Program tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pelayanan medis namun menghadapi keterbatasan biaya.

Keluarga pasien juga mengingat pesan Bupati Fakfak agar masyarakat yang menjalani perawatan mendapatkan pelayanan secara maksimal. Pesan tersebut diharapkan terus menjadi perhatian seluruh jajaran rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien tanpa membedakan latar belakang.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Fakfak atas program pengobatan gratis dan perhatian terhadap masyarakat. Kami juga mengingat pesan beliau agar pasien diberikan pelayanan yang maksimal,” ujar keluarga pasien.

Ucapan terima kasih secara khusus turut disampaikan kepada para perawat yang telah merawat pasien dengan penuh kesabaran dan perhatian.

“Terima kasih untuk kakak-kakak perawat yang sudah merawat mama saya dengan baik. Semoga kebaikan dan ketulusan dalam memberikan pelayanan mendapat balasan yang baik,” ungkapnya.

Pelayanan yang Menyentuh Pasien

Pengalaman keluarga pasien tersebut menjadi catatan positif di tengah tuntutan masyarakat terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Fakfak.

Rumah sakit bukan hanya tempat untuk mendapatkan pengobatan, tetapi juga ruang bagi pasien dan keluarga untuk memperoleh rasa aman, nyaman dan dihargai.

Keramahan, kesabaran dan kepedulian perawat menjadi bagian penting dari pelayanan yang dirasakan langsung oleh pasien. Ketika tenaga kesehatan mampu menjalankan tugas dengan hati, pelayanan kesehatan tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi dapat menghadirkan harapan dan kekuatan bagi mereka yang sedang menjalani masa pemulihan.

(Red)

Related Articles

Back to top button