Uncategorized

Kajati Papua Barat: Kerukunan Tiga Tungku Satu Batu Jadi Kekuatan Fakfak, Kejaksaan Siap Perkuat Sinergi dengan Pemkab

Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id FAKFAK — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, I Putu Gede Astawa, S.H., M.H., menegaskan pentingnya menjaga dan memperkuat kerukunan serta kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Fakfak.

Pesan tersebut disampaikan I Putu Gede Astawa dalam acara ramah tamah Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama rombongan Kejaksaan Tinggi Papua Barat dalam rangka kunjungan kerja perdana Kajati Papua Barat ke Kabupaten Fakfak. Kegiatan Ramah tamah berlangsung di Hotel Grand Papua Fakfak.

Dalam sambutannya, Kajati Papua Barat menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir dan bersilaturahmi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Fakfak serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa karena pada malam hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga dapat berkumpul di Hotel Grand Papua,” ujar I Putu Gede Astawa.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Fakfak beserta seluruh jajaran pemerintah daerah dan pihak-pihak yang telah menyambut kedatangan rombongan Kejaksaan Tinggi Papua Barat sejak tiba di Fakfak.

Menurutnya, sambutan hangat tersebut menjadi bagian penting dari hubungan kekeluargaan dan sinergi yang perlu terus dipelihara antara Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Kajati Papua Barat kemudian menyoroti nilai kebersamaan yang selama ini menjadi karakter kuat masyarakat Fakfak, salah satunya tercermin melalui filosofi “Satu Tungku Tiga Batu”.

Ia berharap nilai tersebut tidak hanya menjadi semboyan, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Seperti yang Bapak sampaikan, Kabupaten Fakfak dengan semboyan Satu Tungku Tiga Batu. Saya berharap kerukunan dan kebersamaan yang selama ini sudah berjalan dapat terus ditingkatkan,” katanya.

I Putu Gede Astawa menilai kebersamaan antarelemen di Fakfak merupakan modal penting dalam menciptakan pemerintahan yang harmonis serta mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa jajaran Kejaksaan di daerah memiliki peran yang tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum melalui bidang pidana, tetapi juga dapat memberikan dukungan hukum kepada pemerintah melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Karena itu, ia berharap jajaran Kejaksaan Negeri Fakfak dapat membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin baik dengan Bupati Fakfak beserta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Di Kejaksaan itu banyak bidang. Selain penuntutan, ada juga bidang Datun. Saya berharap teman-teman di Kejari Fakfak bisa membantu Pak Bupati dan teman-teman di SKPD dalam mengambil keputusan,” jelasnya.

Menurut Kajati, pendampingan dan komunikasi hukum yang baik dapat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang harmonis antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, sehingga berbagai persoalan pembangunan dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi sesuai koridor hukum.

Kunjungan kerja perdana Kajati Papua Barat ke Fakfak tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat hubungan kelembagaan antara Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Kejaksaan Negeri Fakfak, dan Pemerintah Kabupaten Fakfak.

I Putu Gede Astawa berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mendukung pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Acara ramah tamah berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi ruang silaturahmi antara jajaran Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Kejaksaan Negeri Fakfak, Pemerintah Kabupaten Fakfak, Forkopimda, serta para undangan.

Kehadiran Kajati Papua Barat bersama rombongan di Fakfak diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarlembaga, sekaligus menjaga semangat persatuan masyarakat Fakfak yang selama ini dikenal melalui nilai Satu Tungku Tiga Batu.

Spiritrevolusi.id

Related Articles

Back to top button