Uncategorized

Bupati Samaun Dahlan Temui Masyarakat Adat Mbabuni Buni, Dialog Berujung Damai, Palang Jalan Dibuka

SpiritRevolusi.id | FAKFAK — Kehadiran Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, di Kampung Mbabuni Buni, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa (13/10/2026), menjadi momentum penting dalam meredakan ketegangan sekaligus membuka ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat adat.

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Fakfak tersebut menjawab harapan masyarakat adat yang sebelumnya meminta kehadiran langsung kepala daerah untuk mendengarkan aspirasi mereka, terutama terkait kebakaran hutan yang semakin meluas dan kondisi kemarau yang melanda wilayah tersebut.

Dalam kunjungan itu, Bupati Samaun Dahlan berdialog langsung dengan masyarakat adat dan tokoh-tokoh setempat. Ia didampingi Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., Ketua Dewan Adat, Kepala Kampung Mbabuni Buni, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog terbuka. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan, aspirasi, dan harapan mereka, khususnya mengenai kebakaran hutan yang dinilai semakin memprihatinkan karena api telah menjalar hingga ke kawasan hutan yang lebih dalam.

Hasilnya, setelah dialog berlangsung, palang jalan yang sebelumnya dipasang masyarakat akhirnya dibuka secara damai. Akses jalan pun kembali dapat digunakan, sehingga situasi di kampung tersebut berangsur kondusif.

### Bupati Pilih Mendengar, Aspirasi Masyarakat Adat Disampaikan Terbuka

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samaun Dahlan memberikan kesempatan kepada masyarakat adat untuk menyampaikan seluruh persoalan yang mereka hadapi.

Dengan tenang dan sabar, Bupati mendengarkan berbagai keluhan warga. Dialog berlangsung sebagai ruang komunikasi untuk mempertemukan harapan masyarakat dengan upaya pemerintah daerah dalam merespons persoalan yang terjadi di lapangan.

Masyarakat menjelaskan bahwa aksi pemalangan jalan yang dilakukan sebelumnya bukan sekadar untuk menghambat aktivitas, melainkan sebagai bentuk desakan agar Bupati Fakfak hadir secara langsung di tengah-tengah mereka.

Mereka ingin pemerintah daerah melihat dan mendengar sendiri kondisi yang sedang dihadapi masyarakat, terutama menyangkut kebakaran hutan yang semakin meluas. Selain itu, masyarakat juga berharap memperoleh penjelasan mengenai langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan pemerintah.

Bagi masyarakat adat Mbabuni Buni, kehadiran langsung seorang kepala daerah merupakan hal penting untuk memastikan bahwa keluhan mereka mendapat perhatian dan tidak berhenti sebatas penyampaian aspirasi.

Harapan tersebut akhirnya terjawab melalui kunjungan Bupati Samaun Dahlan yang membuka ruang komunikasi secara langsung bersama masyarakat adat.

### “Siapa Bilang Saya Tidak Sayang? Saya Sayang dan Cinta Masyarakat Saya”

Setelah mendengarkan berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan tanggapan sekaligus menegaskan kepeduliannya terhadap masyarakat Kabupaten Fakfak.

Dalam dialog tersebut, Bupati menyampaikan pernyataan yang menegaskan kedekatan dan perhatiannya kepada masyarakat.

“Siapa bilang saya tidak sayang? Saya sayang dan cinta masyarakat saya,” demikian pernyataan Bupati Samaun Dahlan dalam pertemuan tersebut.

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah tetap membuka ruang komunikasi dengan masyarakat serta berupaya mencari jalan keluar atas persoalan yang sedang dihadapi.

Bupati juga menyampaikan bahwa dirinya akan berusaha melakukan berbagai hal yang dapat dikerjakan sesuai kemampuan dan kewenangan pemerintah daerah.

Di sisi lain, persoalan kebakaran hutan membutuhkan penanganan serius, koordinasi lintas pihak, serta langkah yang tepat agar dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat dapat diminimalkan.

Karena itu, dialog langsung tersebut diharapkan menjadi awal bagi komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, masyarakat adat, pemerintah kampung, dan unsur terkait lainnya.

(Ria)

Related Articles

Back to top button