KRIMINAL

KPKH: INVASI KONTRAKTOR LUAR BIKIN SUBANG MAKIN MISKIN` `Desak Bupati Stop “Karpet Merah” Proyek <400 Juta untuk Orang Luar`

Transparansi Tanpa Tawar

Subang, Agustus 2026 – `KPKH` menyoroti maraknya `kontraktor dari luar Subang` yang mendapatkan `paket Pengadaan Langsung <400 Juta` di OPD Kab. Subang.

“Kami sebut ini `INVASI`. Uang APBD Subang yang harusnya muter di pasar, warung, dan tukang Subang, malah dibawa pulang ke daerah lain,” ujar `Pram Pratomo Qodarian`, Ketua KPKH.

`3 BAHAYA INVASI KONTRAKTOR LUAR`

  1. 1. `DARAH EKONOMI BOCOR` : Estimasi puluhan miliar uang APBD lari tiap tahun. UMKM lokal mati, pengangguran naik.
    2. `KUALITAS JELEK` : Proyek asal jadi. Rusak setahun. Karena tidak ada rasa memiliki terhadap Subang.
    3. `RAWAN KORUPSI` : Sistem `PL <400jt` rawan `tunjuk langsung`. Jadi lahan bancakan oknum dan “cukong” dari luar.

BACA : KEJAKSAAN DAIRI: Ketika Pertanyaan Publik Berujung pada Uji Konsekuensi, dan Transparansi Kembali Diuji 

“Ini sama saja `Pemerintah Subang memberi karpet merah` untuk memiskinkan rakyatnya sendiri,” tegas Pram.

`4 TUNTUTAN KPKH`

  1. 1. `BUAT PERBUP “PRO SUBANG FIRST”` : Wajibkan 100% paket <400jt untuk kontraktor ber-KTP Subang & berdomisili Subang
    2. `BUKA DATA TRANSPARAN` : Publikasikan semua pemenang PL di website: `Nama, Alamat, Nilai, OPD`. Biar ketahuan siapa yang main
    3. `SANKSI OPD` : Kepala OPD yang tidak berpihak ke UMKM lokal diberi sanksi kinerja.

“`Pak Bupati. Bangun Subang harus dengan tangan orang Subang`.
`Jangan sampai anak Subang jadi penonton di tanah sendiri`.
`Uang rakyat harus untuk rakyat Subang`,” kata Pram.

*`#ProSubangFirst #StopInvasiKontraktor #UangAPBDUntukSubang #KPKH`*

Njang

Back to top button