Uncategorized

Perempuan Fakfak Bangkit! Ketua PKK Dorong Aksi Nyata Sambut Hari Kartini, dari Lomba hingga Pengobatan Gratis di Kampung

Transparansi Tanpa Tawar

Fakfak, SPIRITREVOLUSI.ID — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum perempuan di 17 distrik, untuk berperan aktif dalam menyambut peringatan Hari Kartini tahun ini.

Dalam wawancara, Nurwidayati menegaskan bahwa momentum perayaan Kartini harus dimanfaatkan sebagai ruang bagi perempuan untuk menunjukkan potensi dan jati diri, sekaligus membuktikan bahwa perempuan mampu sejajar dengan laki-laki dalam berbagai bidang.

“Ini momentum yang sangat spesial. Saya mengimbau seluruh perempuan di Kabupaten Fakfak untuk berani tampil, mengeluarkan talenta, dan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang sudah disiapkan,” ujarnya.

Berbagai kegiatan lomba akan digelar untuk memeriahkan peringatan tersebut, termasuk lomba memasak dan kegiatan lainnya yang menonjolkan kreativitas serta peran perempuan dalam kehidupan sosial.

Menurutnya, selama ini masih ada anggapan bahwa perempuan cenderung berada di belakang laki-laki. Karena itu, perayaan Kartini menjadi momen penting untuk mendorong perubahan pola pikir tersebut.

“Kita ingin perempuan Fakfak maju, berani, dan mampu menunjukkan bahwa mereka bisa terlibat dalam kegiatan besar, bukan hanya menunggu,” tegasnya.

Tak hanya kegiatan seremonial, PKK Fakfak juga menghadirkan program sosial berupa pengobatan gratis bagi ibu hamil dan balita. Kegiatan ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak.

Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 April, dengan lokasi awal di Distrik Arguni, sebelum menjangkau wilayah lainnya dari total 17 distrik di Fakfak.

“Selama ini layanan kesehatan gratis lebih banyak terpusat di kota. Kampung-kampung jarang tersentuh. Karena itu, dalam momen Kartini ini kami ingin menghadirkan layanan langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah bersama PKK juga akan memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh perempuan inspiratif di bidang kesehatan, agama, dan pendidikan. Penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 29 April di lokasi masing-masing penerima.

Nurwidayati berharap rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga mampu melahirkan lebih banyak “Kartini-Kartini” baru di Fakfak yang berani, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Harapan saya, setelah perayaan ini, akan lahir perempuan-perempuan Fakfak yang lebih percaya diri, berani menunjukkan kemampuan, dan terus berkarya,” pungkasnya.

(Ria)

Related Articles

Back to top button