
Dairi. Hal ini mencuat saat awak media komfirmasi resmi di kantor Desa Berampu kecamatan Berampu kabupaten Dairi Sumatra Utara ,15 item kegiatan tahun anggaran 2024 dikonfirmasi langsung kepala Desa yakni MUCHTAR Purba tidak ingat soal kegiatan itu saat awak media mempertanyakan angaran yang dikelola oleh Pemerintah desa Berampu itu.
Meski,awak media menunjukkan Dokumen kegiatan yang bersumber dianggap akurat namun Kepala Desa MUCHTAR Purba,tetep bersikukuh tidak ingat dengan dana sebesar Rp.746.222.000 15 item pada tahun anggaran 2024 yang di kelola olehnya.
Dana tersebut diduga bersumber dari DD tahun anggaran 2024,namun justru dirinya mengatakan tidak ingat, tidak ingatnya kepala Desa tersebut muncul Dugaan menguat bahwa selain Dugaan Marup juga terkesan banyak yang disembunyikan dari Uang rakyat itu .
Langkah yang akan dilakukan oleh tim media investigasi terkait lima bellas item kegiatan demi terwujudnya transparan terhadap anggaran tersebut,hal ini dilakukan oleh tim media sebagai bentuk komitmen sebagai kontrol sosial yang dijamin oleh undang-undang dan keterbukaan atas informasi terhadap publik,namun bentuk komitmen media itu justru di ditabrak oleh pemerintah Desa Berampu itu,dengan bahasa tidak ingat soal kegiatan yang dikelolanya yang bersumber dari uang rakyat.
Selain Dari itu tim media akan seret kasus ini ke aparat penegak hukum bila terbukti adanya peyimpanan dari uang rakyat tersebut.
Baslan Naibaho mengatakan tidak ada ruang di Negeri ini bagi mafia uang rakyat,harus transparan dan terbuka bagi publik,perlu diketahui bahwa pejabat publik harus memberikan informasi terhadap publik,bukan memberikan alasan tidak ingat,jika tidak ingat mengapa tidak buka Dokumen terkait lima belas item kegiatan yang di tanyakan ….tegas baslan Naibaho
(jembri Padang)




