NEWS

Tindak Lanjut Konfirmasi BUMDes Desa Sanca: Ketua BUMDes dan Kepala Desa Berikan Penjelasan

Transparansi Tanpa Tawar

Subang 15 Juli 2026  – Menindaklanjuti pemberitaan konfirmasi yang diterbitkan oleh Kabiro Subang pada Selasa, 7 Juli 2026, terkait surat konfirmasi mengenai pengelolaan BUMDes Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, pada Selasa, 14 Juli 2026, Kabiro Subang menerima panggilan telepon dari pihak Pemerintah Desa Sanca.

Panggilan tersebut dilakukan oleh Asep, Kepala Dusun Desa Sanca yang juga menjabat sebagai Ketua BUMDes. Menurut keterangannya, ia dihubungi atas arahan Kepala Desa Sanca, Masna, untuk memberikan klarifikasi terkait surat konfirmasi yang sebelumnya telah dilayangkan oleh pihak media mengenai pengelolaan BUMDes Desa Sanca.

BACA : Membuktikan Janji: Antara Pernyataan “Siap Diaudit” dan Fakta SPJ yang Diduga Hilang

Dalam percakapan tersebut, Asep mengajak Kabiro Subang untuk bertemu dan berdiskusi secara langsung. Menanggapi hal itu, Kabiro Subang menyampaikan bahwa pihaknya tetap membuka ruang komunikasi, namun meminta agar terlebih dahulu diberikan klarifikasi atas substansi surat konfirmasi yang telah dikirimkan.

Kabiro Subang menegaskan bahwa media menjalankan fungsi jurnalistik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, yaitu berhak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat sebagai bentuk pelaksanaan kontrol sosial.

BACA : Abaikan Laporan Masyarakat, Kadis PU Manggarai Barat Malah Blokir Kontak Jurnalis Saat Dikonfirmasi 

Menjawab konfirmasi tersebut, Asep menjelaskan bahwa unit usaha BUMDes Desa Sanca saat ini bergerak di bidang peternakan sapi. Ia menerangkan bahwa beberapa waktu lalu BUMDes menjual dua ekor sapi, dan hasil penjualan tersebut digunakan untuk membayar upah pekerja yang bertugas mencari rumput serta merawat ternak milik BUMDes.

Asep juga mengaku pihaknya cukup terkejut dengan pemberitaan yang terbit pada Selasa, 7 Juli 2026. Menurutnya, penjelasan yang disampaikan melalui sambungan telepon merupakan bentuk klarifikasi atas informasi yang telah diberitakan. Ia juga menyampaikan bahwa penjelasan tersebut telah sejalan dengan arahan Kepala Desa Sanca.

Pada hari yang sama, Selasa, 14 Juli 2026, melalui pesan WhatsApp, Kepala Desa Sanca, Masna, membenarkan penjelasan yang disampaikan oleh Ketua BUMDes. Ia menyatakan bahwa hasil penjualan dua ekor sapi memang digunakan untuk membayar upah para pekerja BUMDes yang menangani pemeliharaan ternak.

(Odang)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button