Uncategorized

Kepala Kampung Sahrey Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan, Ingatkan Janji Infrastruktur yang Belum Terealisasi

Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id FAKFAK – Upaya membangun ketahanan pangan di Kampung Sahrey, Kabupaten Fakfak, terus menunjukkan hasil nyata. Keberhasilan panen perdana sayur sawi yang dilakukan masyarakat bersama kelompok tani menjadi bukti bahwa program pemberdayaan pertanian yang dijalankan pemerintah kampung mulai membuahkan hasil.

Momentum panen perdana tersebut mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari Ketua PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, yang hadir bersama jajaran dari Dinas Pertanian Kabupaten Fakfak pada Selasa, 30 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Kampung Sahrey menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Fakfak yang telah memberikan dukungan berupa bibit, pupuk, serta berbagai perlengkapan pendukung kegiatan pertanian masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, yang berkenan hadir langsung dalam panen raya perdana tersebut.

“Terima kasih kepada Dinas Pertanian beserta seluruh staf yang telah membantu kami dengan bibit, pupuk, dan berbagai perlengkapan lainnya. Terima kasih juga kepada Ibu Ketua PKK Kabupaten Fakfak yang telah hadir langsung bersama masyarakat Kampung Sahrey pada panen raya sayur sawi ini. Kehadiran ibu menjadi semangat dan motivasi bagi kami. Ini adalah kali kedua ibu hadir di Kampung Sahrey dan kami sangat menghargainya,” ujar Kepala Kampung Sahrey.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa bantuan dari pemerintah daerah tidak akan cukup tanpa adanya komitmen, kerja keras masyarakat, serta dukungan anggaran dari pemerintah kampung sendiri.

“Kami bersyukur karena bantuan sudah diberikan, tetapi kami juga harus mengalokasikan anggaran dari dana kampung agar program ini benar-benar berjalan dan berkelanjutan,” katanya.

Menurutnya, program ketahanan pangan di Kampung Sahrey sebenarnya telah mulai dirancang sejak tahun 2023 dan terus diperkuat hingga tahun 2025 dan 2026. Pemerintah kampung memilih mengembangkan sektor pertanian secara bertahap melalui kelompok-kelompok kecil agar masyarakat dapat belajar, mandiri, serta berkembang bersama sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama program tersebut bukan hanya menghasilkan panen semata, tetapi juga membangun perubahan pola pikir masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Saya hanya membutuhkan proses dan latihan agar masyarakat bisa berkembang, mandiri, dan menikmati hasil dari usaha mereka sendiri,” ungkapnya.

Kepala Kampung Sahrey juga mengingatkan pentingnya membangun kampung dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat setempat sebelum terlalu jauh memperhatikan kepentingan di luar kampung.

“Barang milik kita sendiri harus lebih dahulu diperhatikan sebelum kita sibuk memperhatikan milik orang lain,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, ia turut menyinggung persoalan infrastruktur jalan yang hingga kini masih menjadi harapan besar masyarakat Kampung Sahrey. Menurutnya, terdapat komitmen pembangunan jalan yang sebelumnya pernah disampaikan pemerintah daerah, namun hingga saat ini belum sepenuhnya terealisasi.

Ia berharap aspirasi masyarakat Kampung Sahrey dapat kembali diperjuangkan sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan beriringan dengan kemajuan sektor pertanian dan ketahanan pangan yang saat ini sedang berkembang.

Menurutnya, akses jalan yang baik akan sangat membantu distribusi hasil pertanian masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi warga kampung.

Dengan keberhasilan panen perdana sawi serta berkembangnya kelompok-kelompok tani yang ada, Pemerintah Kampung Sahrey optimistis wilayah tersebut dapat tumbuh menjadi salah satu sentra pertanian di Kabupaten Fakfak yang mampu menopang kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian warga di masa mendatang.

(Ria)

Related Articles

Back to top button