Bukan Sekadar Usulan, Ini Penajaman Arah Pembangunan! Bappeda Fakfak Kunci Prioritas Jalan, Pendidikan hingga TPU
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak, 2 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menegaskan bahwa Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan. Forum ini menjadi momentum strategis untuk mempertajam arah pembangunan daerah berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Kepala Bappeda Fakfak, Abdul Razak Ibrahim Rengen, S.H., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa forum yang berlangsung selama dua hari tersebut difokuskan pada penajaman usulan dari 17 distrik yang sebelumnya telah dihimpun dari tingkat kampung.
“Forum ini merupakan bagian penting dalam proses penajaman usulan masyarakat. Selama dua hari, kita melakukan sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat di kampung dengan program kerja OPD agar seluruhnya terakomodasi dalam perencanaan yang tepat,” ujarnya.
Sinkronisasi Usulan hingga Tahap Finalisasi
Ia menjelaskan, proses perencanaan tidak berhenti pada pengumpulan aspirasi, melainkan dilanjutkan dengan tahap penyelarasan (mainstreaming) usulan masyarakat ke dalam program kerja masing-masing OPD.
Langkah ini bertujuan memastikan bahwa aspirasi masyarakat tidak terhenti di tengah proses, melainkan benar-benar masuk dalam dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Selanjutnya akan dilakukan finalisasi, termasuk penyesuaian dengan kemampuan anggaran daerah. Semua usulan akan diukur kembali agar realistis dan dapat dilaksanakan,” jelasnya.
Berbasis Prioritas dan Kebijakan Pemerintah
Lebih lanjut, penajaman program pembangunan diarahkan pada program prioritas, kebijakan kepala daerah, serta dokumen perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Selain itu, program daerah juga diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat, seperti program Papua Sehat dan Papua Cerdas, serta berbagai program strategis lainnya.
“Seluruh program diarahkan agar sejalan dengan prioritas pembangunan, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Infrastruktur, Pendidikan, dan Program Strategis Tetap Jadi Fokus
Dalam forum tersebut, sejumlah program strategis dipastikan tetap menjadi prioritas, di antaranya program makan gratis dan pendidikan gratis yang terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya perbaikan jalan di berbagai wilayah, juga menjadi fokus utama karena dinilai sebagai kebutuhan mendasar masyarakat.
“Perbaikan jalan menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Banyak usulan yang masuk, dan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” katanya.
TPU Jadi Perhatian Baru Pemerintah
Menariknya, selain infrastruktur dan pendidikan, pemerintah daerah juga mulai memberi perhatian pada penyediaan dan penataan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang layak.
Menurutnya, keberadaan TPU merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat yang harus ditangani secara serius dan terencana.
“Tempat pemakaman umum juga menjadi prioritas. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat yang harus kita benahi dengan baik,” ungkapnya.
Menuju Perencanaan Lebih Tepat Sasaran
Melalui proses penajaman ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap perencanaan pembangunan ke depan tidak lagi bersifat umum, melainkan lebih spesifik, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Forum OPD 2026 diharapkan menjadi fondasi kuat dalam penyusunan RKPD yang tidak hanya realistis secara anggaran, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat di berbagai sektor.
“Intinya, kita ingin setiap program benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
(Ria)




