Hegemur Perkuat Arah Pembangunan Fakfak: Aspirasi Infrastruktur, Pendidikan hingga Telekomunikasi Didorong Masuk Program Prioritas
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak, Papua Barat — 1 April 2026 Anggota Majelis Rakyat Papua Barat, Willson M. Hegemur, terus mengintensifkan penyaluran aspirasi masyarakat melalui kunjungan kerja triwulan I tahun 2026. Upaya ini dilakukan lewat serangkaian pertemuan strategis bersama unsur legislatif dan eksekutif daerah, guna memastikan setiap kebutuhan masyarakat terakomodasi secara konkret dalam perencanaan pembangunan.
Dalam keterangannya, Hegemur menyampaikan bahwa dirinya telah menggelar pertemuan bersama DPRK Kabupaten Fakfak yang turut dihadiri para kepala kampung serta panitia perayaan 132 tahun misi Katolik di Tanah Papua. Forum tersebut menjadi ruang awal untuk menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan dasar hingga dukungan terhadap agenda keagamaan berskala besar.
“Pertemuan di DPRK menjadi langkah awal untuk menyampaikan langsung aspirasi masyarakat. Kami mendorong agar seluruh usulan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi respons positif dari pimpinan DPRK dan pemerintah daerah yang dinilai terbuka dan proaktif dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Pada Rabu (1/4/2026), Hegemur melanjutkan koordinasi dengan lima staf khusus bupati untuk membahas langkah tindak lanjut dari aspirasi yang telah dihimpun. Diskusi difokuskan pada penyusunan kajian teknis agar usulan masyarakat dapat diintegrasikan ke dalam program pembangunan daerah secara terarah dan berkelanjutan.
Tak berhenti di situ, Hegemur juga bertemu dengan Kepala Bappeda Kabupaten Fakfak guna menegaskan kembali pokok-pokok aspirasi tersebut. Ia menilai adanya komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam membangun sinergi demi percepatan pembangunan.
“Saya melihat respons yang sangat baik dari pemerintah daerah. Ini menjadi sinyal positif bahwa aspirasi masyarakat mulai mendapat perhatian yang lebih serius,” tambahnya.
Prioritas Aspirasi: Dari Jalan hingga Listrik
Dalam rangkaian penyaluran aspirasi tersebut, Hegemur menegaskan sejumlah isu prioritas yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Fakfak, di antaranya:
Peningkatan infrastruktur jalan, khususnya akses penghubung wilayah pedalaman ke pesisir, termasuk ruas Tetar–Patipi dan sekitarnya.
Penguatan jaringan telekomunikasi, mengingat masih terdapat menara BTS yang belum berfungsi optimal.
Pembangunan sekolah menengah (SMU/SMK) di wilayah yang belum terjangkau layanan pendidikan, termasuk kawasan Teluk Patipi dan Furwage.
Pemerataan jaringan listrik, terutama bagi kampung-kampung yang belum menikmati layanan listrik secara maksimal.
Pembangunan jembatan permanen di Pulau Bonyom, sebagai pengganti jembatan darurat yang saat ini masih dibangun secara swadaya oleh masyarakat.
Dorong Wisata Religi dan Perayaan 132 Tahun
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, Hegemur juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah terhadap perayaan 132 tahun misi Katolik di Tanah Papua yang akan dipusatkan di Fakfak. Ia mendorong adanya dukungan hibah dan alokasi anggaran guna menyukseskan agenda tersebut.
Lebih jauh, ia mengusulkan agar pemerintah daerah mulai menyusun perencanaan pengembangan kawasan situs religi, baik Katolik maupun Islam, sebagai destinasi wisata religi yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Jika dikelola dengan baik, kawasan religi ini tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi melalui sektor pariwisata,” jelasnya.
Apresiasi dan Harapan Kolaborasi
Menutup keterangannya, Hegemur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan komitmen dalam merespons aspirasi masyarakat, mulai dari DPRK, staf khusus bupati, hingga Bappeda.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat, sehingga setiap aspirasi masyarakat tidak hanya berhenti sebagai usulan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program pembangunan yang nyata, tepat sasaran, dan merata.
(Ria)




