Uncategorized

Perempuan Tak Lagi Diam! BKMT Gelar Sosialisasi Hari Kartini, Soroti KDRT dan Etika Bermedsos

Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID | 19 april 2026 Fakfak, Papua Barat — Semangat emansipasi perempuan menggema dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Fakfak dalam rangka memperingati Hari Kartini. Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten serta diikuti pengurus dan anggota BKMT dari berbagai distrik, dengan fokus pada peningkatan kesadaran hukum, kesehatan, serta bijak bermedia sosial.

Ketua BKMT Kabupaten Fakfak, Sarifa Uswanas, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pengurus yang tetap berkomitmen melaksanakan kegiatan meski dengan keterbatasan anggaran.

“Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, serta shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini bisa terlaksana berkat kerja sama dan tanggung jawab dari seluruh pengurus, meskipun dalam kondisi keterbatasan,” ujarnya.

Sarifa menegaskan bahwa nilai sebuah kegiatan bukan dilihat dari besarnya anggaran, melainkan dari manfaat dan dampak yang dihasilkan, baik di dunia maupun di akhirat. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perempuan untuk terus berkembang dan mandiri.

Dalam konteks peringatan Hari Kartini, ia mengajak seluruh perempuan untuk menjadi sosok yang kuat, mandiri, dan berani mengambil sikap, terutama dalam menghadapi persoalan serius seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Kita harus menjadi Kartini masa kini, berdiri di atas kaki sendiri, tidak selalu bergantung pada orang lain. Jika mengalami kekerasan, jangan diam. Harus berani mengambil tindakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sarifa juga menyinggung pentingnya pengendalian diri dalam bermedia sosial. Ia mengakui bahwa terkadang emosi dapat memengaruhi sikap seseorang di ruang digital, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan peserta mendapatkan pemahaman yang lebih bijak.

“Saya sendiri kadang terbawa emosi di media sosial. Tapi melalui materi hari ini, semoga kita semua bisa mengambil hikmah agar lebih bijak dalam bersikap,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal bagi BKMT untuk menyusun program kerja ke depan, termasuk rencana pelaksanaan rapat kerja (raker) dalam waktu dekat dengan menghadirkan lebih banyak narasumber dan peserta.

Di akhir sambutannya, Sarifa berharap seluruh peserta, khususnya dari distrik, dapat membawa pulang ilmu yang diperoleh dan menyebarkannya di lingkungan masing-masing. Ia juga mengundang Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak selaku penasihat untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut.

“Harapan kami, ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa disampaikan kembali kepada masyarakat luas,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Kartini terus hidup dalam diri perempuan Fakfak—tidak hanya cerdas dan berdaya, tetapi juga berani, peduli, dan bijak menghadapi tantangan zaman.

(Ria)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button