Tak Berhenti di MoU, Kejari Fakfak Siapkan Ruang Belajar Hukum bagi Mahasiswa Politeknik
Transparansi Tanpa Tawar

SpiritRevolusi.id | FAKFAK — Kerja sama antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Fakfak dan Politeknik Negeri Fakfak tidak sekadar berhenti pada penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Kedua institusi sepakat membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa, khususnya dalam mengenal dunia kerja, memahami hukum, serta melihat secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan.
Kerja sama tersebut resmi ditandai dengan penandatanganan MoU yang berlangsung di Ruang Direktur Politeknik Negeri Fakfak, Selasa (30/9/2026).
Kegiatan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak Toman Eppy Lazarus Ramandey, S.H., M.H. bersama jajaran, Direktur Politeknik Negeri Fakfak beserta jajaran, serta mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kejari Fakfak.
Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, sekaligus memperkuat pemahaman dan kesadaran hukum di lingkungan sivitas akademika.
Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik di dunia kerja, tetapi juga berkesempatan memahami secara langsung bagaimana institusi penegak hukum menjalankan tugas dan memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Kebanggaan bagi Politeknik Negeri Fakfak
Direktur Politeknik Negeri Fakfak menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kejari Fakfak menjadi sebuah kebanggaan bagi institusinya.
Menurutnya, selama sekitar 12 tahun berdiri, Politeknik Negeri Fakfak baru kali ini menjalin kerja sama secara resmi dengan salah satu institusi vertikal, khususnya Kejaksaan Negeri Fakfak.
Ia berharap MoU tersebut tidak berhenti sebagai seremoni penandatanganan semata, melainkan dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun kedua institusi.
Harapan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar hubungan kelembagaan yang telah dibangun dapat terus berkembang melalui kegiatan pendidikan, pengembangan kompetensi, penelitian, hingga penguatan pemahaman hukum.
Kajari Fakfak: Mahasiswa Harus Mendapat Pengalaman Nyata
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak Toman Eppy Lazarus Ramandey menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Negeri Fakfak atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejari Fakfak sebagai mitra kerja sama.
Ia berharap mahasiswa yang mengikuti program di lingkungan Kejari Fakfak dapat memperoleh pengalaman nyata mengenai dunia kerja sekaligus memahami pentingnya integritas, kedisiplinan, profesionalisme, serta nilai-nilai pelayanan kepada masyarakat.
Bagi mahasiswa, keberadaan mereka di lingkungan kejaksaan juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dapat diterapkan dalam lingkungan kerja sesuai dengan ketentuan dan bidang masing-masing.
Tak Sekadar PKL, Ada Ruang Belajar Hukum
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati kedua institusi cukup luas. Selain Praktik Kerja Lapangan, kerja sama mencakup kegiatan magang dan pembelajaran mahasiswa di lingkungan Kejaksaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kedua pihak juga dapat melaksanakan pendidikan, penyuluhan, penerangan dan sosialisasi hukum, serta berbagai kegiatan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
Kerja sama turut membuka peluang dalam pemanfaatan sarana pendukung pendidikan dan penelitian, penyelenggaraan seminar, workshop, kuliah umum, publikasi ilmiah, serta kegiatan lainnya yang disepakati bersama sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak untuk melaksanakan PKL di Kejari Fakfak.
Program ini diharapkan menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung, memahami budaya kerja profesional, serta memperoleh pengalaman praktis yang relevan dengan bidang pendidikan yang mereka tempuh.
Langkah Awal Kolaborasi Pendidikan dan Penegakan Hukum
Penandatanganan MoU antara Kejari Fakfak dan Politeknik Negeri Fakfak menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan institusi penegak hukum.
Lebih dari sekadar dokumen kerja sama, kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan berbagai kegiatan nyata yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, mengembangkan kompetensi, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap hukum dan kehidupan bermasyarakat.
Dengan demikian, kerja sama tersebut diharapkan mampu mendukung lahirnya sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, memahami hukum, serta memiliki kesiapan menghadapi dunia kerja.
SpiritRevolusi.id




