Haru dan Penuh Kreativitas, TK Kemala Bhayangkari 15 Fakfak Cetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SpiritRevolusi.id – Suasana haru, bahagia, dan penuh semangat mewarnai Pentas Seni dan Penamatan Peserta Didik Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar TK Kemala Bhayangkari 15 Fakfak bersama Kelompok Bermain Tunas Kemala Bhayangkari 01 Fakfak di Ballroom Hotel Grand Papua Fakfak, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum istimewa bagi para peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya. Berbagai penampilan seni dan kreativitas anak-anak sukses memukau para tamu undangan dan orang tua yang hadir.
Acara dipimpin langsung Kepala Sekolah Siti Bariratun, S.Pd., dan dihadiri Wakapolres Fakfak Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H., mewakili Kapolres Fakfak selaku Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Fakfak. Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Fakfak Ny. Fenny Hendriyana, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 182 Ny. Telly Irwan Budiana, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Fakfak, pengurus Bhayangkari, komite sekolah, para guru, orang tua murid, serta sekitar 80 tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Kapolres Fakfak yang dibacakan Wakapolres Fakfak, disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Yayasan Kemala Bhayangkari, tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang telah berkomitmen membangun pendidikan anak usia dini di Kabupaten Fakfak.
Menurutnya, pendidikan usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, disiplin, serta mental generasi penerus bangsa sejak usia emas anak.
“Selamat kepada seluruh peserta didik yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di TK Kemala Bhayangkari 15 Fakfak dan KB Tunas Kemala Bhayangkari 01 Fakfak. Semoga tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, mandiri, serta berakhlak mulia,” ujar Wakapolres saat membacakan sambutan Kapolres Fakfak.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Fakfak Ny. Fenny Hendriyana menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi dan keunikan yang harus dihargai serta dikembangkan secara maksimal oleh orang tua maupun tenaga pendidik.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik semata, namun juga dari tumbuhnya rasa percaya diri, kreativitas, karakter, dan kebahagiaan anak selama proses belajar.
“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, dukungan, dan ruang untuk mengembangkan bakatnya,” ungkapnya.
Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Fakfak juga menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini sebagai langkah strategis menuju lahirnya generasi emas Indonesia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi penamatan peserta didik yang berlangsung penuh haru. Sejumlah orang tua tampak tak mampu menyembunyikan rasa bangga saat menyaksikan anak-anak mereka menerima tanda kelulusan dan tampil percaya diri di atas panggung.
Berbagai penampilan seni seperti tari-tarian, nyanyian, hingga atraksi kreativitas anak menjadi simbol keberhasilan proses pembelajaran yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keberanian anak.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kehangatan kekeluargaan.
Penamatan ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar anak-anak, melainkan awal langkah menuju masa depan yang lebih luas dan penuh harapan. Dengan bekal pendidikan, kasih sayang keluarga, serta bimbingan para guru, para lulusan diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi unggul, berkarakter, dan kelak memberi kontribusi positif bagi daerah, bangsa, dan negara.
(Ria)




