Fakfak Kembali Berjaya di MTQ XI Papua Barat 2026, Bupati Samaun Dahlan: Kemenangan Ini Milik Seluruh Masyarakat
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID, FAKFAK – Kabupaten Fakfak kembali menegaskan jati dirinya sebagai salah satu daerah dengan tradisi pembinaan Al-Qur’an yang kuat di Papua Barat. Pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Kaimana, Kafilah Fakfak berhasil merebut kembali gelar Juara Umum sekaligus membawa pulang Piala Bergilir MTQ Papua Barat yang sebelumnya berada di tangan Kabupaten Kaimana.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian membanggakan sekaligus bukti bahwa pembinaan tilawah, hafalan, dan pemahaman Al-Qur’an di Kabupaten Fakfak terus menunjukkan hasil nyata. Prestasi ini juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Fakfak yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan sejarah panjang perkembangan Islam di Tanah Papua.
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafilah, para pelatih, pembina, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dewan pendamping, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan.
Menurut Bupati, keberhasilan tersebut bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan, melainkan buah dari kerja keras, disiplin, pembinaan yang berkelanjutan, serta semangat kebersamaan seluruh pihak dalam membangun generasi Qurani yang unggul.
“Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Fakfak. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Fakfak,” ungkapnya.
Sebelum keberangkatan menuju Kaimana, Pemerintah Kabupaten Fakfak telah memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta melalui pelepasan resmi kafilah. Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan agar seluruh peserta menjadikan MTQ bukan hanya sebagai ajang meraih prestasi, tetapi juga sebagai media memperkuat akhlak, keimanan, dan ukhuwah Islamiyah.
Keberhasilan merebut kembali Piala Bergilir MTQ Papua Barat sekaligus membuktikan bahwa program pembinaan tilawah yang dilakukan secara berjenjang di Kabupaten Fakfak berjalan efektif. Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, serta cabang-cabang MTQ lainnya agar prestasi ini dapat dipertahankan pada tingkat yang lebih tinggi.
Raihan Juara Umum MTQ XI Papua Barat 2026 juga menjadi penyemangat baru bagi masyarakat Fakfak dalam menyongsong berbagai agenda keagamaan, termasuk peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua, yang menjadi momentum memperkuat identitas Fakfak sebagai Tanah Bersejarah bagi perkembangan Islam di wilayah Papua.
Keberhasilan ini diharapkan tidak berhenti pada raihan piala semata, tetapi menjadi inspirasi lahirnya lebih banyak generasi Qurani yang berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Prestasi tersebut sekaligus mempertegas posisi Fakfak sebagai salah satu pusat pembinaan MTQ yang diperhitungkan di Papua Barat.
(Ria)




