KEMENAG DAIRI DAN DINKES PERKUAT SINERGI TUNTASKAN PELAKSANAAN BIAS DI MADRASAH
Transparansi Tanpa Tawar

SIDIKALANG – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi dalam mendukung pemenuhan hak kesehatan peserta didik madrasah. Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang berlangsung di ruang kerja Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kemenag Dairi, Senin (10/8/2026).
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Dairi, H. Kamidun Solin, S.Pd.I., M.Pd., menerima langsung kunjungan koordinasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi yang diwakili Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns., M.Kep. dan Maju S. Lombantoruan, SKM. Pertemuan ini membahas penguatan kerjasama antara satuan pendidikan madrasah dengan tenaga kesehatan, guna memastikan pelaksanaan BIAS berjalan tertib, aman, dan menjangkau seluruh sasaran.
BACA : JANGAN MEMAINKAN PUTUSAN: DUA LEMBAR ADALAH PENGKHIANATAN ATAS KEPUTUSAN KIP
BIAS merupakan program pemerintah untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi anak usia sekolah melalui pemberian imunisasi lanjutan. Peran madrasah sangat strategis dalam hal ini, mengingat peserta didik jenjang dasar pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) berada dalam binaan Kementerian Agama.
H. Kamidun Solin menegaskan dukungan penuh Kemenag Dairi terhadap program kesehatan yang diselenggarakan pemerintah daerah. Menurutnya, kesehatan adalah syarat utama agar proses belajar mengajar dapat berjalan maksimal.
“Kami menyambut baik koordinasi ini. Kemenag Dairi siap mendukung pelaksanaan BIAS melalui jajaran kepala madrasah dan guru, sehingga pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak ada satu pun peserta didik yang terlewat,” ujar Kamidun.
Ia juga menginstruksikan seluruh satuan pendidikan madrasah untuk menjalin komunikasi aktif dengan tenaga kesehatan setempat. Mulai dari sosialisasi, pendataan peserta, hingga pelaksanaan imunisasi harus berjalan terpadu dan tetap mengikuti standar prosedur kesehatan yang berlaku.
BACA : LEGALITAS DIPERTANYAKAN, PIHAK YANG MENGATASNAMAKAN KPKM-RI MINTA DATA BOSP DI PAKPAK BHARAT
Sementara itu, Ledy Gresia Sihotang menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Kemenag Dairi. Keberhasilan program ini, kata dia, tidak hanya soal penyuntikan vaksin, melainkan juga bagaimana memastikan orang tua memahami manfaat imunisasi serta hal-hal yang wajar terjadi setelahnya.
“Kerjasama dengan Kemenag sangat membantu kami menyampaikan informasi yang benar kepada pihak madrasah dan orang tua. Kami berharap sosialisasi dilakukan bersama-sama, agar masyarakat paham bahwa imunisasi adalah bentuk perlindungan nyata bagi anak-anak kita,” jelasnya.
Melalui pertemuan ini, kedua instansi berkomitmen menjaga komunikasi dan kolaborasi hingga program selesai. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mewujudkan cakupan imunisasi yang optimal serta menjamin setiap peserta didik madrasah mendapatkan hak pelayanan kesehatan secara merata.
Pewarta : insan Banurea




