KETERBUKAAN BUKAN ANCAMAN — SPIRIT REVOLUSI JAJAR DATA PUPUK SUBSIDI DAIRI
Transparansi Tanpa Tawar

DAIRI.SPIRIT.REVOLUSI.ID Pengawasan terhadap penyaluran pupuk subsidi pemerintah kini semakin menguat di Kabupaten Dairi. Hal ini menyusul terbukanya dialog antara Spirit Revolusi Media Nusantara dengan Bagian Perekonomian Kabupaten Dairi, berangkat dari laporan dan pertanyaan yang disampaikan warga di sejumlah kecamatan.
Berangkat dari Pertanyaan Warga
Pada 23 September 2026, Spirit Revolusi menerbitkan pemberitaan berjudul “PETANI DAIRI BERTANYA: PUPUK SUBSIDI DIAWASI SUNGGUH ATAU DI ATAS MEJA”. Setelah terbit, Kepala Perwakilan Spirit Revolusi menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada Kabag Perekonomian melalui pesan WhatsApp. Kabag Perekonomian menyambut baik hal tersebut dan mengundang untuk berdiskusi langsung di kantor dengan pernyataan: “Kami undang Bapak ke kantor. Segala hal akan kami jawab dengan data dan dokumen.”
Dialog Terbuka Berbasis Data
Pertemuan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Sejumlah pertanyaan dijawab langsung berdasarkan dokumen yang dimiliki oleh pihak Kabag Perekonomian. Pihak Kabag juga menaruh harapan agar Spirit Revolusi turut terlibat dalam pengawasan barang subsidi pemerintah bersama masyarakat.
BACA : TEMUAN KAMAR MEWAH DI LAPAS CIBINONG, PENGAWASAN LAPAS DAN RUTAN PERLU DIPERKUAT
Spirit Revolusi menyambut baik keterbukaan tersebut dengan syarat seluruh langkah berjalan berbasis data dan fakta lapangan. Data yang diperoleh mencakup:
- Jenis pupuk subsidi yang disalurkan
- Rencana penyaluran per kecamatan
- Total penyaluran yang telah disalurkan
- Sisa rencana penyaluran
- Total realisasi tahunan
- Nama-nama CV Distributor yang bertugas per wilayah
Kemitraan Pengawasan Dimulai
Berdasarkan data tersebut, Spirit Revolusi kini menjadikan informasi itu sebagai pegangan resmi untuk melakukan pemantauan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Langkah ini diharapkan menjembatani data di meja dengan kenyataan yang dirasakan petani di lapangan.
Spirit Revolusi menyampaikan apresiasi atas keterbukaan yang ditunjukkan oleh Kabag Perekonomian Kabupaten Dairi.
“Keterbukaan adalah kunci, bukan ancaman. Apabila badan publik merasa risih, justru itulah yang menumbuhkan kecurigaan di mata masyarakat. Tanpa disadari, merekalah yang menciptakan dugaan. Segala hal akan terjawab jika terbuka dengan data dan dokumen, bukan sekadar pencitraan belaka,” tegas Kepala Perwakilan Wilayah Sumatera Utara, Insan Banurea.
Pewarta : Jembri Padang.




