Hadiri Maulid Nabi SAW, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan Apresiasi Persatuan Lima Marga di Fakfak
Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SPIRITREVOLUSI.ID — Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar secara bersama oleh lima marga besar di wilayah Kota Fakfak, Sabtu, 5 September 2026, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Peringatan Maulid tersebut menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar lima marga. Tradisi keagamaan yang selama ini lebih banyak dilaksanakan secara kekeluargaan di rumah maupun kampung masing-masing, kali ini dipersatukan dalam satu kegiatan bersama di kawasan Kota Fakfak.
Lima marga yang terlibat dalam pelaksanaan Maulid bersama tersebut yakni Ombesapu Rume, Saiyof Rume, Rumosan Rume, Turua Rume, dan Karoror Rume.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan kekhidmatan. Anak cucu, keluarga besar, serta para orang tua dari kelima marga berkumpul untuk bersama-sama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Selain Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, kegiatan tersebut turut dihadiri Ny. Bia Wahlin Rahman atau Ny. Rabiah Wahlin Rahman, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIV Kodim 1803/Fakfak.
Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak menjadi bentuk apresiasi terhadap inisiatif keluarga besar lima marga dalam mempertahankan tradisi keagamaan sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan lintas generasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Maulid yang kali ini digelar secara bersama di wilayah kota.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai tersendiri karena selama ini tradisi Maulid Nabi SAW umumnya dilaksanakan secara kekeluargaan di rumah atau kampung masing-masing. Namun, kali ini lima marga dapat dipersatukan dalam satu momentum keagamaan di Kota Fakfak.
«“Ini merupakan momentum yang sangat baik. Biasanya Maulid Nabi SAW dilaksanakan di rumah-rumah atau kampung masing-masing, tetapi kali ini lima marga dapat berkumpul dan melaksanakannya secara bersama di kota,” ujarnya.»
Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya serta nilai-nilai keagamaan yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Nurwidayati juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses.
Menurutnya, penyatuan lima marga dalam satu kegiatan Maulid bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai generasi. Anak-anak dan generasi muda dapat mengenal lebih dekat tradisi yang diwariskan para leluhur, sementara para orang tua memiliki ruang untuk terus menanamkan nilai-nilai agama, persaudaraan, dan kebersamaan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga warisan leluhur merupakan tanggung jawab bersama. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun perlu terus dirawat dan diperkuat agar tetap hidup serta tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Dengan semangat kebersamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar lima marga di Kota Fakfak menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi, merawat tradisi keagamaan, mempererat persaudaraan, sekaligus memastikan nilai-nilai luhur keluarga tetap diwariskan kepada generasi penerus.
Lima marga, satu semangat: merawat tradisi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga warisan nilai keagamaan di Tanah Pala.
(Ria)




