Diduga Alergi Terhadap Wartawan, SMA Negeri 1 Pegagan Hilir Sulit Dikonfirmasi Terkait Dana BOS 2025
Tranaparansi Tanpa Taqar

Dairi, Sumatera Utara – SMA Negeri 1 Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, diduga menghindari wartawan saat dimintai konfirmasi terkait pengelolaan Anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2025. Sikap tertutup pihak sekolah tersebut menimbulkan dugaan kurangnya transparansi dalam penggunaan anggaran.
Peristiwa ini terjadi ketika wartawan mendatangi SMA Negeri 1 Pegagan Hilir untuk melakukan konfirmasi. Salah seorang petugas keamanan (sekuriti) sempat meminta Kartu Tanda Anggota (KTA) wartawan untuk difoto. Namun, tidak berselang lama, bendahara sekolah berinisial Sigalingging datang dan menyampaikan bahwa pihak sekolah tidak menerima kehadiran wartawan.
Bendahara tersebut mengungkapkan bahwa sebelumnya, pada bulan Oktober, sudah pernah datang wartawan dari Medan sehingga pihak sekolah merasa tidak nyaman. Ia juga meminta wartawan untuk meninggalkan lingkungan sekolah. Akibatnya, beberapa wartawan memilih pulang dari lokasi.

Wartawan kemudian mencoba menghubungi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pegagan Hilir, Andry Tohap Hamonangan Simamora, melalui sambungan telepon seluler guna meminta klarifikasi terkait penggunaan Dana BOS Tahun 2025. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan tidak memberikan respons.
Adapun rincian Anggaran Dana BOS Tahun 2025 Tahap I dengan total anggaran sebesar Rp503.230.000, antara lain:
- Pengembangan perpustakaan: Rp88.218.000
- Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler: Rp2.050.000
- Kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran: Rp25.956.000
- Administrasi kegiatan sekolah: Rp62.733.200
- Berlangganan daya dan jasa: Rp15.720.000
- Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah: Rp131.252.800
- Penyediaan alat multimedia pembelajaran: Rp91.500.000
- Pembayaran honorarium: Rp85.800.000
- Sementara Dana BOS Tahap II dengan total anggaran Rp503.230.000 meliputi:
- Pengembangan perpustakaan: Rp188.849.600
- Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler: Rp1.350.000
- Kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran: Rp31.298.400
- Administrasi kegiatan sekolah: Rp43.651.670
- Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan: Rp9.625.330
- Berlangganan daya dan jasa: Rp15.720.000
- Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah: Rp108.635.000
- Penyediaan alat multimedia pembelajaran: Rp18.300.000
- Pembayaran honorarium: Rp85.800.000
Sikap pihak sekolah yang dinilai menghindari wartawan saat dimintai konfirmasi memunculkan dugaan kuat adanya penyimpangan atau ketidakterbukaan dalam pengelolaan Dana BOS. Hingga saat ini, pihak SMA Negeri 1 Pegagan Hilir belum memberikan klarifikasi resmi terkait hal tersebut.
Berita ini disampaikan berdasarkan fakta lapangan dan masih menunggu penjelasan dari pihak sekolah terkait guna memenuhi asas keberimbangan dan praduga tak bersalah
(IB)




