HUT ke-18 Gerindra, Kader Turun ke Lokasi Bencana: Dapur Umum Belum Ada, Warga Masih Bertahan dengan Keterbatasan
Transparansi Tanpa Tawar

Fakfak spiritrevolusi.Id— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Kabupaten Fakfak tidak dirayakan dengan seremoni semata. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra bersama Fraksi Gerindra DPRD Fakfak justru memilih turun langsung ke lokasi bencana untuk melihat kondisi nyata masyarakat terdampak, Sabtu (30/11/2025).
Dipimpin Ketua DPC Gerindra Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos., M.Si, serta Ketua Fraksi Gerindra DPRD Fakfak, Tasmiyanti Tassa, SH, rombongan menyusuri area terdampak dan berdialog langsung dengan warga yang hingga kini masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
Dari hasil peninjauan lapangan, Gerindra menemukan bahwa penanganan darurat belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu persoalan krusial yang disoroti adalah belum tersedianya dapur umum, sementara warga masih kesulitan memperoleh makanan layak.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Fakfak, Tasmiyanti Tassa, menyampaikan bahwa keluhan warga mencerminkan kondisi lapangan yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.
“Warga masih kekurangan banyak hal mendasar. Dapur umum belum tersedia, air bersih terbatas, peralatan memasak tidak ada, termasuk kebutuhan khusus seperti pakaian dalam perempuan, seragam sekolah, popok bayi, dan susu,” ungkap Tasmiyanti.
Menurutnya, keterlambatan penanganan dalam fase darurat berpotensi memperparah beban psikologis dan sosial masyarakat terdampak.
“Dalam situasi bencana, negara tidak boleh terlambat. Yang dibutuhkan masyarakat bukan janji, tetapi kehadiran nyata dan tindakan cepat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Fakfak, Untung Tamsil, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen politik Gerindra yang berpihak pada rakyat, sejalan dengan tema HUT ke-18 Partai Gerindra tahun 2026, “Kompak Bergerak dan Berdampak untuk Rakyat.”
“Momentum ulang tahun ini kami maknai dengan turun langsung ke lapangan. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Gerindra benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang sedang tertimpa musibah,” ujar Untung.
Ia berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi agar penanganan bencana tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil warga.
Kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah euforia peringatan dan agenda politik, masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian serius dan tindakan konkret dari seluruh elemen pemerintahan.
(Red)




