Dari Rumah untuk Fakfak Bersih!” Nurwidayati Apresiasi Terobosan DLHP, Kolaborasi Sampah Hulu–Hilir Digeber Serius
Transparansi Tanpa Tawar

Fakfak, SPIRITREVOLUSI.ID -25 April 2026 Komitmen mewujudkan Kabupaten Fakfak yang bersih dan berkelanjutan semakin diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor yang kini mulai diformalkan. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) yang menggagas sinergi penanganan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung hari ini sabtu di kediaman rumah negara ini, Nurwidayati mengungkapkan bahwa isu pengelolaan sampah sebenarnya telah lama menjadi perhatian dirinya. Bahkan sebelum pertemuan resmi tersebut digelar, ia mengaku sudah beberapa kali menyinggung pentingnya penanganan sampah secara serius dan terstruktur.
“Sebelum hari ini, saya sudah pernah menyinggung soal sampah. Dan hari ini, Dinas Lingkungan Hidup datang bertemu, tentu ini langkah yang sangat baik. Saya memberikan apresiasi atas ide kolaborasi ini,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Langkah strategis ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari DLHP Kabupaten Fakfak, Tim Penggerak PKK, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), hingga LSM yang bergerak di bidang lingkungan hidup.
Sinergi ini tidak hanya bersifat koordinatif, tetapi diarahkan pada penyusunan strategi konkret untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Hulu Diperkuat: Edukasi Berbasis Keluarga
Fokus utama pada tahap hulu adalah peningkatan edukasi, komunikasi, dan penyebaran informasi kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan menitikberatkan pada keluarga sebagai unit terkecil dalam perubahan perilaku.
Dalam hal ini, PKK memegang peran vital. Dengan jaringan organisasi yang menjangkau hingga tingkat RT, PKK diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan pola hidup bersih dan pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
Bank Sampah Unit Didorong
Salah satu program konkret yang akan didorong adalah pembentukan Bank Sampah Unit di tingkat masyarakat. Program ini diharapkan tidak hanya mampu mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga.
Melalui bank sampah, masyarakat didorong untuk memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah secara produktif.
Tengah Dibenahi: Manajemen Lebih Profesional
Pada aspek tengah, pembahasan difokuskan pada penguatan sistem pengelolaan dan manajemen bank sampah. Upaya ini mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sistem administrasi, hingga penguatan jaringan pemasaran hasil olahan sampah.
Tujuannya adalah memastikan bank sampah dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
Hilir Ditata: TPST Dioptimalkan
Sementara di sisi hilir, pemerintah akan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Penataan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengolahan sampah sekaligus mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Perbaikan sistem manajemen dan operasional TPST menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan sampah berjalan efisien dan ramah lingkungan.
Harapan Besar untuk Fakfak
Dengan kolaborasi yang solid ini, diharapkan pengelolaan sampah di Kabupaten Fakfak tidak lagi berjalan secara parsial, melainkan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Lebih dari sekadar menciptakan lingkungan bersih, langkah ini juga diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta membuka peluang ekonomi baru berbasis pengelolaan sampah.
Gerakan ini menegaskan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil—dari rumah, oleh keluarga, untuk Fakfak yang lebih bersih, sehat, dan berdaya.
(Ria)




