Dari Coretan Warna ke Rasa Percaya Diri: Sentuhan Bunda PAUD Hidupkan Semangat Kartini di Fakfak
Transparansi Tanpa Tawar

spiritrevolusi.id Fakfak, 27 April 2026 – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Fakfak tahun ini tampil lebih membumi dan penuh makna. Bukan sekadar seremoni, semangat emansipasi perempuan justru hadir nyata melalui kegiatan sederhana namun berdampak besar: lomba mewarnai bagi anak-anak usia dini.
Kegiatan yang melibatkan puluhan peserta PAUD ini berlangsung dalam suasana hangat, ceria, dan penuh antusias. Anak-anak tampak asyik menuangkan imajinasi mereka lewat warna-warni gambar buah pala—komoditas khas yang menjadi identitas daerah Fakfak.
Di tengah kegiatan tersebut, kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, menjadi pusat perhatian. Tidak sekadar hadir secara simbolis, ia aktif berinteraksi langsung dengan para peserta, menyapa satu per satu anak, serta memberikan motivasi dengan penuh kelembutan.
Salah satu momen yang mencuri perhatian terjadi saat ia menghampiri seorang peserta bernama Ade yang tengah fokus mewarnai. Dengan pendekatan yang hangat, ia memberikan dorongan agar Ade tetap percaya diri dan berani mengekspresikan kreativitasnya. Interaksi singkat itu mencerminkan kepedulian nyata terhadap tumbuh kembang anak.
“Anak-anak perlu ruang untuk berekspresi. Dari hal sederhana seperti ini, rasa percaya diri mereka bisa tumbuh,” menjadi pesan yang tersirat dari kehadiran dan interaksinya di tengah kegiatan.
Kartini Masa Kini, Hadir Lewat Aksi Nyata
Peringatan Hari Kartini di Fakfak kali ini memperlihatkan bahwa nilai-nilai perjuangan perempuan tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi dihidupkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung generasi penerus.
Melalui kegiatan edukatif seperti lomba mewarnai, anak-anak didorong untuk berani tampil, berkarya, dan mengekspresikan diri sejak usia dini. Inilah bentuk konkret dari semangat Kartini masa kini—memberdayakan melalui pendidikan dan perhatian.
Mengenalkan Identitas Lokal Sejak Dini
Pemilihan gambar buah pala sebagai objek lomba bukan tanpa makna. Selain melatih motorik halus dan kreativitas, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan potensi lokal Fakfak kepada anak-anak.
Dengan pendekatan ini, generasi muda tidak hanya berkembang secara kreativitas, tetapi juga mulai membangun rasa cinta terhadap daerahnya sendiri.
Fondasi Karakter dari Hal Sederhana
Kegiatan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter anak tidak selalu harus melalui program besar. Justru, ruang-ruang sederhana seperti lomba mewarnai mampu menjadi fondasi penting dalam menanamkan nilai percaya diri, keberanian, dan kreativitas.
Semangat Kartini pun terasa hidup—bukan hanya dalam peringatan, tetapi dalam setiap goresan warna yang dibuat anak-anak, dalam setiap senyum yang tumbuh, dan dalam setiap dukungan yang diberikan.
Di Fakfak, Kartini hari ini bukan sekadar dikenang—ia tumbuh dan hidup bersama generasi masa depan.
(Ria)




