Warga Dusun V Sitinjopayung Geruduk Keluhan: Minta Kadus Tegas, Jalan Rusak Parah & Keamanan Terancam, PT Wahana Grahana Makmur Jadi Sorotan
Transparansi Tanpa tawar

DAIRI, SUMUT – Pantauan dan laporan yang diterima Tim Media Spirit Revolusi dari Dusun V Sitinjopayung, Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, menyampaikan sejumlah keluhan serius dari masyarakat setempat. Lewat pernyataan yang disampaikan Bapak Fitri Boman mewakili warga Marga Boang Manalu, disampaikan berbagai persoalan mulai dari masalah tempat tinggal, gangguan keamanan, hingga kerusakan akses jalan yang dinilai sangat memprihatinkan dan merugikan petani.
Kejaksaan Negeri Dairi Disurati Terkait Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi di SMKN 1 Sidikalang
Dalam pernyataannya, Bapak Fitri Boman menegaskan agar seluruh warga maupun pengusaha yang beraktivitas di wilayah tersebut wajib memiliki tempat tinggal tetap dan mendirikan rumah masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku. Ia pun meminta kepada Kepala Dusun untuk bersikap tegas menertibkan warga atau pihak-pihak yang hanya mendirikan bangunan darurat atau tinggal tidak menetap di lokasi Dusun V Sitinjopayung.
Masalah Keamanan Mengkhawatirkan
Warga mengaku merasa kurang aman dan tidak nyaman tinggal di lokasi tersebut. Pasalnya, belakangan ini sering terjadi kasus kehilangan barang maupun harta benda, serta sering terlihat orang-orang tak dikenal yang masuk dan keluar dari wilayah tersebut tanpa keperluan yang jelas. Oleh sebab itu, warga menghimbau agar setiap orang yang beraktivitas atau melewati wilayah Dusun V Sitinjopayung selama 24 jam, wajib melapor kepada perangkat dusun setempat atau melapor di pos pengamanan dekat Tugu Boang Manalu, Desa Sitinjo, guna menjamin keamanan dan ketertiban bersama.
Akses Jalan Rusak Parah, Petani Menderita
Persoalan lain yang menjadi keluhan utama warga adalah kondisi akses jalan menuju lokasi Dusun V Sitinjopayung yang dinilai sudah sangat rusak parah. Kerusakan jalan ini menghubungkan langsung menuju kawasan operasi PT Wahana Grahana Makmur. Warga mengeluh berat, terlebih para petani yang harus mengangkut hasil bumi, menjadi sangat sulit, terhambat dan merugi karena kondisi jalan yang tidak layak dilalui kendaraan.
Warga pun meminta pihak Pemerintah Kabupaten Dairi untuk segera turun tangan, memperhatikan dan memperbaiki akses jalan tersebut, karena jalan itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat setempat.
PT Wahana Grahana Makmur Disoroti, Minta Bupati Bertindak
Tidak hanya itu, warga juga menyoroti aktivitas PT Wahana Grahana Makmur yang dinilai turut memperparah kondisi jalan akibat lalu-lalang kendaraan berat perusahaan tersebut. Tim Spirit Revolusi pun ikut menyampaikan himbauan tegas kepada Bapak Bupati Dairi, Viner Sinaga, agar segera mengambil tindakan tegas dan memanggil jajaran Direksi PT Wahana Grahana Makmur.
Warga menuntut tanggung jawab perusahaan terkait kerusakan parah akses jalan akibat aktivitas keluar masuk kendaraan dari pos utara lokasi perusahaan tersebut. Masyarakat berharap Bupati Dairi segera merespons dan menindaklanjuti keluhan ini agar keadilan dan kenyamanan warga kembali terwujud, serta jalan yang rusak dapat segera diperbaiki demi kelancaran aktivitas ekonomi warga dan para petani.
Spirit Revolusi akan terus memantau perkembangan masalah ini dan menunggu respon resmi dari Pemerintah Kabupaten Dairi maupun pihak perusahaan terkait.
(K.P PROVINSI SUMUT)



