Danrem 182/JO Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Pegaf, Dorong Ekonomi Warga Pegunungan Arfak Bangkit
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Pegunungan Arfak — Komandan Korem (Danrem) 182/JO, Irwan Budiana, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pegunungan Arfak dengan meninjau langsung progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kampung Umcep, Distrik Henggi, serta Kampung Nimsimoi, Distrik Minyambouw, Kamis (21/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyediaan lahan berjalan aman serta pembangunan koperasi berlangsung sesuai rencana. Dalam kesempatan itu, Danrem 182/JO juga menyerahkan tali asih kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap warga di wilayah pegunungan.
Didampingi jajaran TNI dan pemerintah daerah, Kolonel Inf Irwan Budiana menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah pedalaman Papua Barat.
Ia memberikan apresiasi kepada M. Isnaini selaku Dandim 1812/Pegaf, pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah terlibat aktif mendukung percepatan pembangunan koperasi tersebut.
Menurut Danrem, sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil.
“Koperasi Merah Putih ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam membantu aktivitas ekonomi warga dan para petani di Pegunungan Arfak,” ujar Kolonel Irwan Budiana.
Sementara itu, Dandim 1812/Pegaf Letkol Inf M. Isnaini menyebut antusiasme masyarakat terhadap pembangunan koperasi sangat tinggi. Menurutnya, keberadaan KDKMP nantinya akan mempermudah petani dalam menjual hasil panen tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke daerah lain.
“Secara umum masyarakat dan Pemerintah Daerah di Pegunungan Arfak mendukung penuh pembangunan Koperasi Merah Putih ini. Kehadirannya akan sangat membantu perekonomian masyarakat, terutama para petani yang selama ini mengalami kendala akses pemasaran hasil panen,” ungkapnya.
Program pembangunan Koperasi Merah Putih sendiri menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis masyarakat di Papua Barat, khususnya di daerah pegunungan yang memiliki potensi pertanian cukup besar namun masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses distribusi.
Peninjauan yang dilakukan Danrem 182/JO tersebut sekaligus menegaskan komitmen Korem 182/JO dalam mendukung pembangunan wilayah melalui penguatan kolaborasi lintas sektor demi mendorong kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Barat.
(Ria)




