Bunda PAUD Turun Langsung Jadi Juri, Peserta Imut Ini Sabet Juara I Lomba Mewarnai HAN 2026 dengan Nilai Tertinggi
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID | FAKFAK – Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Fakfak. Ratusan anak usia dini menunjukkan kreativitas terbaik mereka dalam lomba mewarnai yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HAN, dengan mengusung semangat membangun generasi kreatif, cerdas, dan berkarakter.
Ketua Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, tidak hanya hadir membuka kegiatan, tetapi juga mengambil peran penting sebagai salah satu dewan juri. Kehadirannya di meja penilaian menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang, kreativitas, dan potensi anak-anak sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Nurwidayati menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam mencetak generasi penerus Kabupaten Fakfak yang berkualitas.
«”Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus dibimbing, diberi ruang untuk berkarya, dan terus didorong agar percaya diri mengembangkan bakat sejak dini.”»
Momen penjurian berlangsung penuh kehangatan. Nurwidayati bersama dewan juri lainnya terlihat teliti mengamati setiap hasil karya peserta berdasarkan kerapian, kreativitas, perpaduan warna, serta penyelesaian gambar. Penilaian dilakukan secara objektif sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
Di tengah proses penilaian, perhatian para juri dan hadirin tertuju kepada seorang peserta cilik yang tampil begitu tenang, menggemaskan, namun memiliki hasil karya yang sangat rapi dan menarik. Peserta tersebut adalah Nafeezha Khadijah Nida.
Berkat kemampuan dan kreativitasnya dalam memadukan warna, Nafeezha Khadijah Nida berhasil meraih Juara I Lomba Mewarnai Hari Anak Nasional 2026 dengan nilai tertinggi, yakni 90. Prestasi tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para orang tua, guru, dan seluruh peserta yang hadir.
Bunda PAUD Kabupaten Fakfak menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan keberanian dan kreativitasnya. Menurutnya, setiap anak adalah juara karena telah berani tampil dan belajar mengekspresikan imajinasi melalui karya seni.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai wadah untuk menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, serta karakter positif anak-anak sejak usia dini, sehingga kelak mereka menjadi generasi emas yang mampu membawa Kabupaten Fakfak semakin maju.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Fakfak pun tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi menjadi momentum memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak serta mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
(Ria)




