Uncategorized

Hari Ketiga, Bupati Samaun Dahlan Tembus 9 Titik: Dari Pagi hingga Sore Layani Warga dengan Air Bersih

SpiritRevolusi.id | FAKFAK, Kamis 8 Oktober 2026 — Komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, yang pada hari ketiga penanganan krisis air bersih turun langsung melayani warga di sejumlah wilayah.

Sejak sekitar pukul 09.00 WIT hingga 17.30 WIT, Bupati Samaun Dahlan bersama jajaran bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Dalam sehari, terdapat sembilan titik yang menjadi sasaran pelayanan dan pendistribusian air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sembilan titik tersebut meliputi Kampung Weri, Kapal RT 4, Tanama Atas, Jalan Kokas Atas kawasan Kuburan Umum, Tanama Bawah, Rumah Duka, Wayati Induk, Wayati Barat, Wayati Timur, hingga Danawaria.

Di setiap titik, Bupati tidak sekadar memberikan arahan dari belakang. Ia turun langsung memastikan pelayanan air bersih berjalan dan masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapatkan bantuan.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Fakfak itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga terlihat antusias menyambut kedatangan Bupati, sekaligus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah di tengah kondisi sulit akibat terbatasnya ketersediaan air bersih.

Bagi masyarakat, kehadiran Bupati secara langsung menjadi bentuk nyata bahwa pemerintah hadir ketika warga sedang menghadapi kebutuhan mendasar.

“Terima kasih, Bapak Bupati. Bantuan air ini sangat membantu kami,” demikian ungkapan terima kasih yang disampaikan warga di tengah pelayanan distribusi air bersih.

Bupati Samaun Dahlan menegaskan bahwa persoalan air bersih harus ditangani secara serius dan menyentuh langsung masyarakat yang paling membutuhkan.

Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat agar tidak sekadar menjalankan tugas secara administratif, tetapi benar-benar memastikan pelayanan di lapangan berjalan maksimal.

Menurutnya, seluruh armada dan personel yang dikerahkan harus diarahkan ke titik-titik yang memang mengalami kesulitan air, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“OPD harus serius membantu memberikan pelayanan air. Pastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat terlayani,” tegas Bupati.

Langkah Bupati Samaun Dahlan yang kembali turun langsung selama berjam-jam memperlihatkan pola penanganan yang menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama.

Hari ketiga pelayanan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa penanganan krisis air bersih di Fakfak membutuhkan kerja bersama, kecepatan bergerak, serta kehadiran pemerintah hingga ke tingkat masyarakat.

Dari pagi hingga sore, sembilan titik didatangi. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya, pelayanan terus bergerak.

Bukan sekadar mengirim bantuan, tetapi memastikan air benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Fakfak menjaga pelayanan publik tetap berjalan di tengah tantangan keterbatasan air bersih yang dirasakan masyarakat.

(Ria)

Related Articles

Back to top button