Uncategorized

Konsolnas Dikdasmen 2026: Kadisdik Fakfak Tekankan Rehabilitasi Sekolah dan Validasi Dapodik

Transparansi Tanpa Tawar

spiritrevolusi.id, Fakfak – Forum Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah 2026 (Konsolnas) menjadi ajang strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kondisi riil pendidikan di wilayah masing-masing. Dalam agenda nasional yang mengangkat tema “Pendidikan Bermutu untuk Semua” tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Saleh Hindom, hadir membawa sejumlah usulan prioritas.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia ini mempertemukan para pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia guna menyelaraskan arah kebijakan pusat dan daerah.

Fokus pada Rehabilitasi dan Pembenahan Data

Dalam pembahasan komisi, Saleh Hindom menekankan pentingnya penataan dan validasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai fondasi perencanaan program. Menurutnya, akurasi data terkait kondisi sarana prasarana, jumlah peserta didik, serta kebutuhan tenaga pendidik menjadi kunci dalam menentukan kebijakan yang tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Fakfak, kebutuhan mendesak saat ini bukanlah pembangunan unit sekolah baru di semua wilayah, melainkan rehabilitasi bangunan sekolah dengan kondisi rusak sedang hingga berat. Perbaikan ruang kelas, fasilitas sanitasi, serta sarana pendukung pembelajaran dinilai lebih prioritas agar proses belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman.

“Data yang valid akan menentukan arah kebijakan dan alokasi anggaran. Karena itu, pembenahan Dapodik harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

Menjawab Tantangan Wilayah Kepulauan

Sebagai daerah dengan karakteristik geografis pesisir dan kepulauan, Fakfak menghadapi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan pendidikan. Akses transportasi, jarak antarwilayah, serta keterbatasan infrastruktur menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perumusan kebijakan nasional.

Saleh berharap hasil rekomendasi Konsolnas dapat mengakomodasi kebutuhan daerah seperti Fakfak, sehingga kebijakan yang lahir benar-benar adaptif dan responsif terhadap kondisi lapangan.

Hasil Konsolnas Akan Disinergikan di Daerah

Ia menegaskan, berbagai masukan dan hasil evaluasi dalam forum nasional tersebut akan dikompilasi dan diselaraskan dengan program prioritas daerah tahun 2026. Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dinilai penting agar pembangunan pendidikan berjalan terarah dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat pemerataan pendidikan sebagaimana amanat konstitusi, bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh layanan pendidikan yang layak dan bermutu.

Melalui partisipasi dalam Konsolnas 2026, Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan keseriusannya dalam mempercepat pembenahan sektor pendidikan — mulai dari validasi data, rehabilitasi sarana, hingga penguatan dukungan bagi guru dan peserta didik di seluruh jenjang pendidikan.

(Ria)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button