Dinkes Fakfak Perkuat Perang Melawan HIV/AIDS, TBC dan Malaria, dr. Maulana Patiran Kumpulkan Lintas Sektor Bahas Peran Kampung
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat langkah penanggulangan penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Dalam upaya mempercepat pengendalian HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, dr. Maulana K. Patiran, M.M.Kes, menginisiasi rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan sejumlah instansi strategis di daerah.
Kegiatan yang dikemas dalam Rapat Kuartal COC/SUFA Tingkat Kabupaten Fakfak tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Rumah Makan Family, Jalan Izak Telussa, Fakfak.
Rapat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Dukungan Global Fund ATM Komponen AIDS Papua Barat Tahun 2026, yang bertujuan memperkuat sinergi pemerintah daerah dalam menekan angka penyebaran HIV/AIDS sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan TBC dan malaria di wilayah Kabupaten Fakfak.
Dalam surat undangan resmi yang ditandatangani Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, dr. Maulana K. Patiran, sejumlah instansi diundang untuk hadir, di antaranya Bappeda dan Litbang Kabupaten Fakfak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), Kepala Puskesmas Fakfak, Kepala Puskesmas Fakfak Tengah, Kepala Puskesmas Sekban, serta Koordinator Tenaga Ahli DP3MD Kabupaten Fakfak.
Menurut dr. Maulana, keberhasilan program penanggulangan HIV/AIDS, TBC dan malaria tidak dapat hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kampung yang menjadi ujung tombak pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat upaya pencegahan, deteksi dini, pendampingan pasien, hingga edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pemerintah kampung memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat dan mendukung program kesehatan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Agenda utama dalam rapat tersebut adalah membahas peran pemerintah kampung dalam penanggulangan HIV/AIDS, TBC dan Malaria di Kabupaten Fakfak, sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung target pembangunan kesehatan daerah.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat strategi pencegahan penyakit menular melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas.
Dengan keterlibatan seluruh pihak, diharapkan program penanggulangan HIV/AIDS, TBC dan malaria di Kabupaten Fakfak dapat berjalan lebih efektif, sehingga mampu menekan angka kasus serta mewujudkan masyarakat Fakfak yang sehat, produktif dan sejahtera.
“Melawan HIV/AIDS, TBC dan Malaria bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah hingga ke tingkat kampung,” tegas dr. Maulana K. Patiran.
(Ria)




