NEWS

Kinerja Kapolres Dairi Dipertanyakan: Maraknya Judi Togel di Simartugan Jadi Bencana Sosial dan Ekonomi  

Transparansi Tanpa Tawar

DAIRI, SUMUT – Praktik perjudian jenis Toto Gelap (Togel) di Desa Simartugan, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, dilaporkan kian marak dan berlangsung terang-terangan. Kondisi ini memicu kritik tajam terhadap kinerja Kapolres Dairi, sekaligus menimbulkan dampak kerusakan mendalam bagi tatanan ekonomi dan sosial masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas ilegal ini dilakukan secara terbuka di sejumlah warung kopi. Para pembeli terlihat bebas bertransaksi, menulis angka, hingga menggunakan buku tafsir mimpi (erek-erek) tanpa rasa takut akan tindakan hukum. Fenomena ini memperkuat dugaan adanya perlindungan dari oknum tidak bertanggung jawab serta aliran setoran rutin yang membuat praktik tersebut kebal hukum.

Dampak Nyata Terhadap Masyarakat dan Publik:

1. Kerusakan Ekonomi Keluarga: Iming-iming kekayaan instan menjerat masyarakat berpenghasilan rendah. Alokasi dana untuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan justru habis terserap ke kantong bandar, sehingga memperparah angka kemiskinan.

2. Ketidakharmonisan Rumah Tangga: Ketergantungan pada judi menjadi pemicu utama konflik domestik, penumpukan utang, hingga keretakan rumah tangga dan perceraian di wilayah tersebut.

3. Degradasi Moral Generasi Muda: Aktivitas judi yang dilakukan terbuka di tempat publik memberikan contoh buruk bagi anak-anak, merusak mentalitas kerja keras, dan menciptakan persepsi bahwa judi adalah hal lumrah.

4. Gangguan Keamanan (Kamtibmas): Operasional judi yang berlangsung hingga tengah malam (Togel, KIM, Hongkong) meningkatkan risiko kriminalitas dan menciptakan mosi tidak percaya masyarakat terhadap ketegasan institusi kepolisian.

Masyarakat mendesak Polres Dairi untuk segera mengambil tindakan nyata dan tidak lagi menutup mata. Pembiaran terhadap praktik ini dianggap sebagai kegagalan dalam menjalankan fungsi pengayoman. Publik meminta kepolisian menyisir jaringan bandar hingga oknum pelindung demi menyelamatkan masa depan ekonomi dan moral warga Simartugan.

( Raja pernengeten Boangmanalu )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button