Polisi Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Jelang Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id | Fakfak — Menjelang puncak Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua yang dipusatkan di Kabupaten Fakfak, Polres Fakfak mengeluarkan imbauan Kamtibmas kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta suasana damai selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Imbauan tersebut disampaikan melalui poster resmi Polres Fakfak yang menekankan pentingnya persatuan, toleransi, dan semangat kebersamaan di tengah momentum besar keagamaan yang akan dihadiri umat dari berbagai daerah di Papua.
Dalam imbauannya, Polres Fakfak mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama serta mempertahankan citra Fakfak sebagai “Tanah Toleransi” yang selama ini dikenal luas di Indonesia.
Selain itu, masyarakat juga diminta mengutamakan ketertiban selama kegiatan berlangsung dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks, ujaran kebencian, maupun isu-isu yang belum jelas kebenarannya, khususnya di media sosial.
Polres Fakfak turut mengingatkan masyarakat agar menghindari konsumsi minuman keras dan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan selama perayaan berlangsung. Warga juga diminta mematuhi arahan petugas demi kelancaran mobilisasi serta keselamatan selama aktivitas penyeberangan laut dan perjalanan menuju lokasi kegiatan.
Kapolres Fakfak melalui imbauan tersebut menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan selama perayaan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Mari sukseskan Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua dengan penuh kedamaian, persaudaraan, dan semangat kebersamaan,” demikian pesan yang tertuang dalam imbauan Polres Fakfak.
Momentum perayaan 132 Tahun Misi Katolik ini juga diharapkan semakin memperkuat nilai persaudaraan lintas agama, budaya, dan suku yang selama ini hidup harmonis di Kabupaten Fakfak.
Dengan semangat “Satu Tungku Tiga Batu”, masyarakat Fakfak kembali menunjukkan bahwa toleransi dan persatuan tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kedamaian di Tanah Papua.
(Ria)




