Sentuh Hati di Momen Halal Bihalal: Ketua TP PKK Fakfak Gerak Cepat Kunjungi Warga Lumpuh Bertahun-tahun
TransparansibTanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID | 18 April 2026 Fakfak, Papua Barat — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar TP PKK Kabupaten Fakfak yang digelar di Kampung Kotam, Distrik Fakfak Timur. Namun di balik kebersamaan itu, terselip momen kemanusiaan yang begitu menyentuh dan menjadi sorotan.
Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, menunjukkan kepedulian nyata saat menerima informasi adanya seorang ibu haji di Kampung Kotam yang telah bertahun-tahun terbaring sakit akibat stroke. Tanpa ragu dan tanpa menunda, ia langsung menggerakkan langkah untuk mengunjungi warga tersebut di kediamannya.
Di dalam kamar sederhana tempat sang ibu terbaring, Nurwidayati melihat langsung kondisi memprihatinkan yang telah dialami lebih dari lima tahun. Dengan penuh empati, ia segera merespons cepat dengan memberikan perhatian, dukungan moril, serta bantuan awal.
Tak hanya itu, ia langsung menginstruksikan sekretaris TP PKK untuk segera menindaklanjuti penanganan, serta berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas Sosial, agar bantuan dan penanganan lanjutan dapat segera diberikan.
“Segera diurus, jangan lama. Kita harus hadir dan membantu,” tegasnya di lokasi, menunjukkan komitmen nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh istri Dandim, Sekretaris TP PKK, para pengurus PKK, serta Kepala Distrik Fakfak Timur bersama istri. Kehadiran rombongan ini semakin menguatkan pesan bahwa PKK hadir tidak hanya dalam program, tetapi juga dalam aksi nyata di tengah masyarakat.
Sementara itu, kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung di pesisir pantai Kampung Kotam terasa begitu istimewa. Dengan latar laut yang indah, angin sepoi-sepoi, serta antusiasme masyarakat yang tinggi, suasana kebersamaan terasa lebih hidup dan berbeda dari biasanya.
Dalam sambutannya, Nurwidayati menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan momentum untuk menyatukan hati dan memperkuat sinergi seluruh kader PKK.
“Momentum halal bihalal ini adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan, menyatukan hati, dan mempererat silaturahmi dalam keluarga besar PKK,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kampung Kotam atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan PKK Kabupaten Fakfak.
Kegiatan yang awalnya direncanakan sederhana ini justru melahirkan kebersamaan yang kuat. Bahkan, Ketua TP PKK menginisiasi kegiatan bakar ikan bersama sebagai simbol kebersamaan dan sarana mempererat hubungan antar kader dan masyarakat.
Lebih lanjut, Nurwidayati menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi fase kerja nyata bagi PKK setelah sebelumnya fokus pada penguatan kelembagaan.
“Alhamdulillah, PKK sudah terbentuk di 142 kampung dan 17 distrik. Tahun lalu adalah tahun pengukuhan, dan tahun ini adalah tahun kerja. Kita harus bergerak dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat dan kader PKK, seraya mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dalam mendukung program pembangunan daerah.
Momen Halal Bihalal ini pun menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam membangun Fakfak. Dari kampung, perubahan itu dimulai—dengan aksi nyata dan hati yang tulus.
(Ria)



