Satpol PP dan Damkar Batu Bara Krisis Personel, Pelayanan di 12 Kecamatan Terhambat
Transparansi Tanpa Tawar

BATU BARA, SUMATERA UTARA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batu Bara melaporkan kondisi kekurangan personel yang signifikan di jajaran Satpol PP maupun Pemadam Kebakaran (Damkar). Kondisi ini menyebabkan pelayanan publik dalam penanggulangan bencana dan pengamanan wilayah belum berjalan optimal di seluruh wilayah Kabupaten Batu Bara.
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Batu Bara, Fanwi Maula Basyar Siregar, S.T., mengungkapkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia ini membuat pihaknya baru mampu melayani secara maksimal sekitar 5 kecamatan dari total 12 kecamatan yang ada.
“Jumlah anggota yang tersedia saat ini tidak sebanding dengan luas wilayah pelayanan. Idealnya, setiap kecamatan disiagakan 7 orang per regu dengan sistem 3 shift. Dengan total 12 kecamatan, kebutuhan personel kami sangat besar,” ujar Fanwi saat memberikan keterangan di ruang kerjanya di Limapuluh.
Ekspansi Pos Damkar dan Tantangan Armada
Meski menghadapi kendala personel, Satpol PP Batu Bara telah menyusun peta jalan penambahan pos pelayanan Damkar guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat:
– Tahun 2025: Ditargetkan beroperasi 4 pos (Medang Deras, Talawi, Bah Bolon, dan Air Putih) dengan dukungan 4 armada laik jalan.
– Tahun 2026: Direncanakan berkembang menjadi 7 pos (menambah wilayah Limapuluh, Sei Balai, dan Tanjung Tiram) dengan total kekuatan 8 unit armada.
Namun, Fanwi menekankan bahwa penambahan pos dan armada tersebut harus dibarengi dengan kesiapan personel serta kelengkapan alat keselamatan kerja agar penanganan kebakaran dan penyelamatan dapat dilakukan secara profesional.
Harapan kepada Pemerintah Daerah
Pihak Satpol PP berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui kebijakan Bupati dapat segera memenuhi kuota kebutuhan personel. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah mempertimbangkan pengaktifan kembali anggota yang sebelumnya dirumahkan untuk memperkuat pengamanan di tingkat kecamatan.
Urgensi penambahan personel ini dinilai sangat mendesak mengingat peran vital Satpol PP dan Damkar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penanganan kebakaran, pengendalian ketertiban umum, hingga penjagaan aset strategis daerah seperti rumah dinas Bupati dan Ketua DPRD.
“Kami berharap penambahan anggota dan kelengkapan keselamatan segera terealisasi demi menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat di Kabupaten Batu Bara,” pungkasnya.
Pemberita : Kepala Perwakilan spirit Revolusi.




