Pemkab Fakfak Dorong Kebangkitan Distrik Kramomongga, Kantor Baru hingga Lapangan Bola Segera Dibangun
Transparansi Tanpa Tawar

Fakfak, Spiritrevolusi.id — sabtu 9 mey 2026 Pemerintah Kabupaten Fakfak terus mendorong percepatan pemulihan dan pembangunan infrastruktur di Distrik Kramomongga pasca musibah kebakaran kantor distrik beberapa tahun lalu. Harapan masyarakat untuk kembali memiliki pusat pelayanan pemerintahan yang representatif kini mulai menemukan titik terang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Kramomongga yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Fakfak, Drs. Miswanto, M.Si, mengungkapkan bahwa perjuangan pembangunan kembali Kantor Distrik Kramomongga telah dilakukan sejak tahun 2023 melalui berbagai tahapan koordinasi bersama pemerintah distrik, pemerintah kampung, serta tokoh adat.
“Langkah pertama yang kami tempuh pada tahun 2023 adalah melakukan pertemuan bersama seluruh stakeholder pemerintahan distrik dan pemerintahan adat. Pada prinsipnya, seluruh masyarakat menginginkan pembangunan kembali Kantor Distrik Kramomongga yang sebelumnya terbakar,” ujar Miswanto.
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan kantor distrik tetap direncanakan di titik awal atau lokasi kantor lama yang terbakar. Namun, usulan pembangunan yang diajukan pada tahun 2024 sempat dialihkan untuk pembangunan Kantor Distrik Fakfak Tengah yang juga mengalami kebakaran.
“Setelah itu kami kembali mengusulkan pada tahun 2025, namun saat itu pembangunan lebih diarahkan untuk rehabilitasi kantor distrik lain. Semua itu menggunakan anggaran APBD Provinsi Papua Barat,” katanya.
Menurut Miswanto, atas perhatian dan dorongan Pemerintah Provinsi Papua Barat serta Pemerintah Kabupaten Fakfak, usulan pembangunan Kantor Distrik Kramomongga akhirnya mendapat respon positif pada tahun anggaran 2026.
Hal tersebut ditandai dengan turunnya tim konsultan ke Distrik Kramomongga untuk melakukan survei awal lokasi pembangunan kantor distrik bersama unsur TNI-Polri, pemerintah kampung, serta tokoh masyarakat.
“Puji Tuhan, hari ini konsultan sudah turun langsung ke lokasi bersama Babinsa, Danpos, pihak Polsek Kokas yang membawahi wilayah Kramomongga, serta pemerintah distrik dan masyarakat untuk melakukan survei awal pembangunan kantor distrik yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Papua Barat tahun 2026,” jelasnya.
Wiswanto menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Barat dan Bupati Fakfak yang dinilai serius memperhatikan proses pemulihan Distrik Kramomongga melalui pembangunan sarana pemerintahan dan infrastruktur pendukung lainnya.
Ia berharap pembangunan kantor distrik nantinya tidak berdiri sendiri, tetapi diikuti dengan pembangunan akses jalan serta penataan lapangan sepak bola yang menjadi ikon masyarakat Distrik Kramomongga.
“Kami berharap pembangunan ini juga diimbangi dengan pembangunan jalan di depan kantor distrik. Berdasarkan hasil pertemuan berulang kali dengan masyarakat dan pemerintah kampung, kami juga mengusulkan agar lapangan bola Distrik Kramomongga ditata kembali,” ungkapnya.
Menurutnya, akses jalan yang direncanakan sepanjang kurang lebih dua kilometer itu akan menghubungkan Kampung Tentreda, melintasi depan Kantor Distrik Kramomongga hingga menuju Kampung Mbah Mayon.
Pembangunan jalan tersebut diyakini akan membuka akses pengembangan permukiman masyarakat dan mendukung pertumbuhan kawasan di Distrik Kramomongga.
“Kalau kantor distrik, jalan akses, dan lapangan bola ini bisa dibangun, maka dampaknya sangat besar bagi masyarakat. Jalan akan membuka akses pengembangan rumah warga dan kawasan kampung, sedangkan lapangan bola menjadi sarana pembinaan olahraga dan memperkuat sportivitas generasi muda,” tuturnya.
Ia menegaskan, masyarakat Distrik Kramomongga sangat menginginkan tiga program prioritas tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat, baik pada tahun 2026 maupun berlanjut di tahun 2027.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Barat dan Bapak Bupati Fakfak yang telah memberikan perhatian serius bagi masyarakat Kramomongga. Harapan kami, tiga usulan besar ini dapat terwujud.
(Ria)




