Gaungkan Harmoni dan Iman, Ketua TP PKK Fakfak Apresiasi Semangat Ibu-Ibu Paroki St. Yosep dalam Lomba Paduan Suara
Transparansi Tanpa Tawar

SpiritRevolusi.id, Fakfak — Semangat kebersamaan, kekompakan, dan nilai persaudaraan terpancar kuat dalam kegiatan Lomba Paduan Suara yang digelar ibu-ibu Paroki St. Yosep Fakfak. Kegiatan bernuansa religius dan penuh kekeluargaan itu mendapat apresiasi langsung dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan.
Kehadiran Ketua TP PKK Fakfak dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peran perempuan dan kaum ibu dalam menjaga keharmonisan keluarga, memperkuat pelayanan gereja, serta membangun kehidupan sosial yang damai dan berbudaya di Kabupaten Fakfak.
Dalam suasana penuh sukacita, para peserta tampil membawakan lagu-lagu rohani dengan penuh penghayatan dan semangat. Tidak hanya menonjolkan kualitas vokal, lomba tersebut juga menjadi wadah mempererat tali persaudaraan antarumat serta memperkuat nilai toleransi yang selama ini menjadi identitas masyarakat Fakfak.
Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kerja keras seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi serta kekompakan luar biasa selama mengikuti perlombaan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki makna penting karena tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang membangun karakter, mempererat solidaritas, dan menumbuhkan semangat pelayanan di tengah masyarakat.
“Paduan suara bukan hanya tentang keindahan suara, tetapi tentang kebersamaan, disiplin, dan keselarasan dalam membangun harmoni,” ungkapnya dalam kegiatan tersebut.
Ia juga menilai peran ibu-ibu dalam kegiatan gereja maupun kehidupan sosial memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai persatuan, kedamaian, dan pendidikan moral di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan lomba paduan suara tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari umat serta masyarakat yang hadir. Sorak dukungan dan tepuk tangan menggema sepanjang penampilan peserta, menciptakan suasana penuh keakraban dan kebanggaan bersama.
Momentum itu sekaligus memperlihatkan bahwa budaya gotong royong dan semangat melayani masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Fakfak. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat “Satu Tungku Tiga Batu” yang selama ini menjadi simbol kerukunan dan toleransi di Tanah Mbaham Matta.
Selain menjadi sarana pengembangan bakat seni, lomba paduan suara juga diharapkan mampu melahirkan generasi yang mencintai budaya pelayanan, memperkuat kehidupan rohani, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat.
Kegiatan tersebut pun menjadi bukti bahwa perempuan Fakfak terus hadir sebagai penggerak keharmonisan sosial, penjaga nilai keluarga, sekaligus kekuatan penting dalam pembangunan daerah yang humanis dan penuh persaudaraan.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, masyarakat Fakfak kembali menunjukkan bahwa keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk tumbuh bersama dalam damai dan persatuan.
(Ria)




