MRP Papua Barat Serap Aspirasi Warga Wartutin, Soroti Layanan Kesehatan hingga Pemberdayaan Mama-Mama Papua
Transparansi Tanpa Tawar

FAKFAK, SPIRITREVOLUSI.ID – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat, Wilson M. Hegemur, ST, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Triwulan II Tahun 2026 di Distrik Wartutin, Kabupaten Fakfak.
Dalam kunungan dinas yang berlangsung selama tiga hari, Wilson berdialog dengan pemerintah kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, perempuan, pemuda, dan warga setempat untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan masyarakat.
Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan adalah layanan kesehatan. Wilson menilai fasilitas kesehatan dan ketersediaan tenaga medis di wilayah tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya warga yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Menurutnya, pemerintah bersama pihak BPJS perlu lebih proaktif melakukan pendataan hingga ke kampung-kampung agar seluruh masyarakat memperoleh jaminan kesehatan.
Di sektor pendidikan, Wilson menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi salah satu sekolah dasar negeri yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti usulan pembangunan sekolah yang telah disampaikan masyarakat sejak beberapa tahun terakhir.
“Pendidikan merupakan investasi masa depan generasi muda. Karena itu, sarana dan prasarana sekolah harus menjadi prioritas pembangunan,” kata Wilson.
Dalam bidang ekonomi kerakyatan, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan akan pengembangan pasar tradisional dan dukungan terhadap usaha kecil masyarakat. Wilson mengapresiasi pembangunan Pasar Thumburuni yang telah dilakukan pemerintah daerah, namun menilai masih diperlukan ruang yang lebih luas bagi aktivitas ekonomi rakyat.
Ia juga mendorong penyediaan lapak khusus bagi mama-mama Papua untuk memasarkan hasil kerajinan tangan, anyaman, dan produk industri rumahan. Menurutnya, Kampung Wartutin memiliki posisi strategis karena berada di jalur menuju Bandara Siboru sehingga berpotensi menjadi sentra pemasaran produk lokal.
Selain ekonomi kreatif, Wilson melihat Distrik Wartutin memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Keindahan pantai dan kawasan pesisir dinilai dapat dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara baik dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, warga juga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD). Wilson menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini agar melahirkan generasi Papua yang berkualitas.
Ia menegaskan seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun selama kegiatan reses akan diperjuangkan dan disampaikan kepada pemerintah daerah serta instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
(Ria)



