
Karawang – Pemerintahan desa dan Puskesmas Wanakerta dalam melakukan pengajuan pelebaran dan peninggian portal ke pihak kawasan industri Artha dan pengelola akses jalan Trans Heksa Karawang (THK) ada harapan terwujud.
Rabu 24 Juni 2026, pemerintahan desa, puskesmas dan pihak management THK melakukan pengukuran tinggi dan lebar mobil ambulans puskesmas, untuk di sesuaikan dengan portal akses masuk jalan THK, jalan desa Wanakerta, kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.
Pengajuan pelebaran dan peninggian portal berawal dari keluhan puskesmas saat Minggon desa. Mobil ambulans puskesmas tidak bisa masuk portal yang ada saat ini untuk masuk ke akses jalan THK kata Hj. Amah Mariamah kepala desa Wanakerta melalui H. Atim ketua LPM, Rabu (24/06/’26).
Hal ini sangat berpengaruh terhadap kesigapan penanganan keselamatan pasien yang dalam kondisi darurat. Karena mobil ambulans puskesmas tidak bisa masuk, terlebih seringnya terjadi kemacetan di jalan provinsi Badami – Loji. Akses jalan THK lah yang paling cepat menuju rumah sakit terdekat, ungkapnya.
“Portal yang ada saat ini terlalu sempit tidak bisa di lewati mobil ambulans puskesmas yang ukurannya lebih besar dari mobil ambulans biasa”.
Kami, pemerintahan desa dan Puskesmas berharap agar pihak THK dan Artha merespon dan membuat portal yang bisa di lalui ambulan puskesmas. Agar penanganan pasien oleh puskesmas dalam kondisi darurat lebih cepat tertangani di rumah sakit, pungkasnya.
BACA : MAHASISWA SOROTI KESEJAHTERAAN GURU HONORER DAN EVALUASI PELAKSANAAN MBG DI DAIRI
Kami pihak THK saat ini melakukan pengukuran badan mobil ambulan, tinggi dan lebarnya. Hal ini terkait dengan pengajuan pelebaran dan peninggian portal oleh pemdes dan Puskesmas, bahwasannya mobil ambulans puskesmas tidak bisa masuk melintas akses jalan THK, kata Wawan perwakilan management THK.
Menurutnya, ini sangat penting, untuk kemanusiaan, agar penanganan pasien puskesmas yang dalam kondisi darurat bisa segera teratasi di rumah sakit. Untuk itu kami merespon ajuan ini dan akan segera kami sampaikan ke pimpinan kami, ujarnya.
(ryo bewok).



