Samaun Dahlan: Pelayanan Kesehatan Rakyat Tak Boleh Setengah Hati “Rakyat Berhak Mendapat Pelayanan Kesehatan yang Bermartabat”
Transparansi Tanpa Tawar

SPIRITREVOLUSI.ID | FAKFAK – Komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali dibuktikan melalui peresmian Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sekaligus Launching Instalasi Intensive Care Unit (ICU) dan Ruang Isolasi Terpusat RSUD Fakfak, Sabtu (11/7/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, nyaman, aman, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat.
Usai meresmikan gedung tersebut, Bupati bersama jajaran Dan manajemen RSUD Fakfak meninjau setiap ruangan, mulai dari ruang rawat inap standar, ICU hingga ruang isolasi terpusat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengaku terharu sekaligus bersyukur melihat perubahan besar yang telah terjadi di RSUD Fakfak. Ia mengenang kondisi ruang perawatan sebelumnya yang dinilai belum layak untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien.
“Saya sangat sedih ketika melihat kondisi ruang rawat inap yang pertama. Karena itu, pemerintah berkomitmen menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih baik agar masyarakat Fakfak memperoleh pelayanan yang layak dan bermartabat,” ungkap Samaun Dahlan.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan gedung baru bukan sekadar menghadirkan bangunan megah, tetapi harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien.
Ia berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan agar memberikan pelayanan dengan penuh kesabaran, empati, dan profesionalisme.
“Layani setiap pasien dengan hati. Berikan pelayanan terbaik, sabar dalam merawat, dan jadikan keselamatan serta kenyamanan pasien sebagai prioritas utama,” pesannya.
Tak hanya itu, Bupati juga mengingatkan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran negara dijaga dan dirawat dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia juga meminta keluarga pasien untuk ikut mendukung proses penyembuhan dengan membatasi jumlah penjaga di ruang perawatan agar pasien dapat beristirahat dengan tenang dan proses pelayanan medis berjalan optimal.
Momen peresmian tersebut turut menghadirkan kisah haru dari keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan di ruang ICU.
Rosidi, salah seorang keluarga pasien, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak atas perhatian besar terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan di ruang ICU sangat memuaskan. Selain tenaga medis yang sigap dan ramah, fasilitas bagi keluarga pasien juga dinilai jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Fakfak. Istri saya dirawat di ICU dengan pelayanan yang sangat baik. Bahkan ruang tunggu dan tempat istirahat keluarga juga telah disiapkan. Kami benar-benar merasakan perhatian pemerintah. Terima kasih, Bapak Bupati,” ujar Rosidi.
Peresmian Gedung KRIS, ICU, dan Ruang Isolasi Terpusat ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Fakfak. Kehadiran fasilitas yang memenuhi standar pelayanan diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan medis, mempercepat penanganan pasien kritis, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan akan terus menjadi prioritas sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh warga.
(Ria)




