Uncategorized

CALON KADES BOJONGLOA DUDUNG NANDANG SH. USUNG “JAWARA SUNDA BOJONGLOA TANDANG”, TAWARKAN PROGRAM PERUBAHAN

Transparansi Tanpa Tawar

SUBANG — SPIRITREVOLUSI.ID — Bakal calon Kepala Desa Bojongloa, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Dudung Nandang, S.H., menyatakan kesiapannya membawa perubahan bagi masyarakat Desa Bojongloa apabila mendapat amanah memimpin desa.

Dengan mengusung slogan “JAWARA SUNDA BOJONGLOA TANDANG”, Dudung menawarkan sejumlah program yang menurutnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya warga yang berada dalam kondisi ekonomi lemah.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah rencana memberikan keringanan atau bantuan terkait beban pajak bagi masyarakat kurang mampu, dengan mekanisme yang akan disesuaikan dengan ketentuan pemerintah dan kemampuan keuangan desa.

BACA JANGAN MEMAINKAN PUTUSAN: DUA LEMBAR ADALAH PENGKHIANATAN ATAS KEPUTUSAN KIP

Selain itu, Dudung menyampaikan rencana agar masyarakat Desa Bojongloa yang memenuhi persyaratan dapat dibantu dalam memperoleh kepesertaan BPJS Kesehatan/KIS melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Sosial Kabupaten Subang.

Menurutnya, akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian pemerintah desa.

Dorong Lapangan Kerja dan UMKM

Tidak hanya sektor perlindungan sosial, Dudung juga menempatkan persoalan lapangan pekerjaan sebagai salah satu program yang akan didorong.

Ia menyatakan akan membantu masyarakat memperoleh akses informasi dan penyaluran kesempatan kerja melalui kerja sama dengan berbagai pihak, sehingga warga Desa Bojongloa memiliki lebih banyak peluang untuk mendapatkan pekerjaan.

Di bidang ekonomi, Dudung juga menawarkan program penguatan permodalan bagi pelaku UMKM dan usaha kecil.

Rencana tersebut, kata dia, akan dilakukan melalui kerja sama dengan pihak perbankan maupun lembaga pembiayaan yang sesuai dengan ketentuan, sehingga masyarakat pelaku usaha dapat memperoleh akses permodalan secara lebih mudah dan legal.

Perhatian untuk Ustad, RT dan RW

Dudung juga menyampaikan gagasan peningkatan kesejahteraan bagi para ustaz, ketua RT dan ketua RW melalui tambahan insentif atau honorarium, tentunya dengan memperhatikan kemampuan anggaran desa serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, para tokoh keagamaan dan perangkat kemasyarakatan memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat Desa Bojongloa sehingga perlu mendapatkan perhatian pemerintah desa.

Soroti Beban Utang “Bank Emok”

Persoalan lain yang menjadi perhatian Dudung adalah kondisi sebagian warga yang disebutnya terbebani pinjaman dari lembaga atau kelompok yang dikenal masyarakat dengan istilah “bank emok”.

Ia menilai persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan memberikan bantuan sesaat. Diperlukan solusi ekonomi yang dapat membantu masyarakat meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman dengan beban pembayaran yang memberatkan.

«“Kami sangat prihatin dengan kondisi masyarakat Desa Bojongloa yang kesehariannya masih dibebani utang. Kalau kami diberikan amanah, kami ingin mencarikan solusi agar masyarakat memiliki jalan keluar, terutama melalui penguatan ekonomi dan akses permodalan yang lebih baik,” ujar Dudung.»

“Bojongloa Harus Tandang”

Dudung menegaskan bahwa slogan “JAWARA SUNDA BOJONGLOA TANDANG” bukan sekadar jargon, tetapi ingin dijadikan semangat untuk membangun desa yang lebih mandiri dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

BACA LEGALITAS DIPERTANYAKAN, PIHAK YANG MENGATASNAMAKAN KPKM-RI MINTA DATA BOSP DI PAKPAK BHARAT 

Ia menyatakan sejumlah program tersebut akan dijalankan melalui perencanaan yang terukur dan tetap mengikuti aturan apabila dirinya terpilih sebagai Kepala Desa Bojongloa.

Gagasan tersebut kini menjadi bagian dari tawaran politik Dudung kepada masyarakat menjelang kontestasi pemilihan kepala desa.

Masyarakat Desa Bojongloa nantinya akan menentukan pilihan berdasarkan visi, misi, program, rekam jejak, serta kemampuan masing-masing calon dalam menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

PEWARTA: Enjang

Related Articles

Back to top button