NEWS

Soal Dugaan Pemanggilan SMKN 1 Sidikalang, Spirit Revolusi Bergerak: Diam Sekolah, Kejaksaan Akan Dimintai Penjelasan

Transparansi Tanpa Tawar

DAIRI – Ketika pertanyaan datang dengan sopan namun dijawab dengan sunyi, maka diam itu sendiri berubah menjadi berita. SMKN 1 Sidikalang kini berada di tengah sorotan setelah bungkam atas konfirmasi resmi yang dilayangkan PT Spirit Revolusi Media Nusantara terkait dugaan pemanggilan oleh aparat penegak hukum dan persoalan pengelolaan keuangan sekolah.

Surat resmi telah dikirim. Pertanyaan diajukan dengan terang. Tentang benar atau tidaknya panggilan klarifikasi. Tentang siapa yang hadir. Tentang apa yang diperiksa. Tentang ONE’S Hotel, aula sekolah, dan Dana BOS yang berasal dari uang rakyat. Namun yang datang bukan jawaban, melainkan keheningan panjang yang terasa ganjil.

Padahal sekolah adalah rumah ilmu, bukan benteng bisu. Ia dibangun dari harapan masyarakat, dibiayai dari pajak rakyat, dan seharusnya berdiri dengan wajah terbuka. Bila ada pertanyaan tentang uang negara, maka tidak pantas dijawab dengan pintu tertutup. Sebab setiap rupiah yang masuk wajib punya jejak, dan setiap kebijakan wajib punya penjelasan.

Spirit Revolusi menegaskan, ketika pihak yang dimintai klarifikasi memilih membisu, maka langkah berikutnya adalah meminta penjelasan tertulis dari Kejaksaan Negeri Dairi. Karena publik tak bisa terus diberi kabut. Masyarakat berhak atas cahaya informasi, bukan dibiarkan menebak-nebak di lorong gelap dugaan.

Jika benar pernah ada pemanggilan, sampaikan kepada publik dalam koridor hukum. Jika tidak benar, luruskan secara resmi. Tetapi jangan biarkan ruang kosong diisi bisik-bisik liar. Sebab ketika institusi memilih diam, rumor akan belajar bicara lebih keras.

Ini bukan soal menyerang sekolah. Ini soal menjaga marwah pendidikan agar tidak ternoda oleh tanda tanya. Ini bukan soal gaduh media. Ini soal hak rakyat mengetahui bagaimana uang mereka dikelola. Dan ini bukan soal sensasi. Ini soal akuntabilitas yang terlalu lama menunggu dibukakan pintu.

Spirit Revolusi percaya, transparansi tidak pernah membunuh nama baik. Yang merusak nama baik justru ketertutupan. Yang menjatuhkan kepercayaan bukan pertanyaan, tetapi penolakan untuk menjawab.

Hari ini surat dikirim. Besok penjelasan ditagih. Sebab jika diam terus dipelihara, maka kecurigaan akan tumbuh seperti ilalang di tanah yang lama ditinggalkan. Dan kami memilih menjadi angin yang menggoyangkannya.

( Redaksi )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button