Turun ke Kampung, Sentuh Hati Rakyat: Nurwidayati Samaun Dahlan Tuntaskan Kunjungan 17 Distrik, Dorong Revolusi Pelayanan dari Akar Rumput
Transparansi Tanpa Tawar

Spiritrevolusi.id Fakfak 6 mey 2026– Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun dari bawah dengan melakukan kunjungan langsung ke Kampung Malakuli, Distrik Karas. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi sekaligus peninjauan program pelayanan masyarakat, yang kali ini dipusatkan di Puskesmas setempat.
Dalam sambutannya, Nurwidayati menegaskan pentingnya kesiapan dan keterlibatan seluruh unsur kampung dalam setiap agenda kunjungan. Ia mengingatkan bahwa kehadiran aparat kampung, atau setidaknya perwakilan, merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan.
“Setiap kunjungan seperti ini akan ditanyakan langsung oleh Bapak Bupati. Karena itu, kondisi kampung harus benar-benar diketahui dan dilaporkan dengan baik. Ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kita semua,” tegasnya.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan gratis dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Tim Pembina Posyandu menghadirkan layanan pemeriksaan bagi ibu hamil dan balita, yang ditangani langsung oleh dokter spesialis kandungan dan dokter anak. Terwarga mendapatkan pelayanan kesehatan pada kegiatan tersebut.
Kepala Kampung Malakuli dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan rasa haru. Ia mengungkapkan bahwa selama ini belum pernah ada kunjungan langsung dari Ketua TP PKK sekaligus istri Bupati ke kampung mereka.
“Ini sejarah bagi kami. Baru kali ini Ketua PKK datang langsung, mendengar keluhan masyarakat, dan menghadirkan pelayanan kesehatan seperti ini,” ujarnya.
Dalam arahannya, Nurwidayati juga menyoroti pentingnya penguatan peran Posyandu sebagai pusat layanan berbasis data. Ia menjelaskan bahwa ke depan, Posyandu tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi menjadi wadah lintas sektor yang melibatkan berbagai dinas seperti PUPR, sosial, pendidikan, dan kesehatan.
Menurutnya, pendekatan berbasis data riil di lapangan sangat penting agar program pemerintah tepat sasaran, terutama dalam menangani persoalan stunting dan kemiskinan.
“Kalau ada anak kurang gizi, kita harus tahu akar masalahnya. Apakah karena asupan, kondisi rumah, air bersih, atau bantuan sosial yang belum tersentuh. Semua itu harus dicatat dan ditindaklanjuti,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mendorong peran aktif kader PKK dalam mengawal pembangunan serta mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, khususnya UMKM dan kerajinan lokal. Bahkan, ia berencana membangun galeri khusus di kota untuk menampung dan mempromosikan produk-produk masyarakat dari kampung.
“Kuncinya satu, harus ada kemauan. Banyak potensi di kampung, mulai dari kuliner hingga kerajinan. Tugas PKK adalah membantu mengangkat itu agar bisa dikenal dan bernilai ekonomi,” tambahnya.
Menutup kunjungannya, Nurwidayati menyampaikan bahwa dengan kunjungan ke Distrik Karas ini, dirinya telah menuntaskan kunjungan ke seluruh 17 distrik di Kabupaten Fakfak. Ia berharap silaturahmi dan pelayanan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut secara berkesinambungan.
“Kita tidak boleh cuek terhadap pembangunan. Kalau ingin maju, semua harus bergerak bersama. PKK hadir untuk memastikan suara ibu-ibu dan masyarakat sampai ke pemerintah,” pungkasnya.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi langkah nyata membangun kedekatan, menghadirkan solusi, serta menyalakan semangat perubahan dari kampung untuk Fakfak yang lebih maju.
(Ria)



